GledekNews-Lombok Timur. Oknum Kerabat dekat Bupati Lombok Timur dengan insial S mengancam salah satu pejabat Dinas Pariwisata Lombok Timur,Senin siang (7/6). Pasalnya oknum kerabat Bupati tersebut marah-marah datang ke kantor Dispar Lombok Timur, karena tidak diberikan rekomendasi tenaga honor yang diminta, sambil berteriak dan mengeluarkan kata-kata yang kurang elok.
Dengan langsung mencari salah satu pejabat Dispar Lombok Timur yang mengurus masalah rekomendasi tenaga honorer daerah. Sehingga membuat semua pegawai Dispar Lombok Timur keluar ruangan sambil melihat apa yang dilakukan oknum kerabat Bupati tersebut.
Namun sang pejabat Dispar Lombok Timur justru melawan oknum kerabat Bupati tersebut yang dianggap sudah keterlaluan tersebut, sambil adu argument dan bersitegang. Sementara aksi yang dilakukan oknum kerabat Bupati tersebut menjadi tontonan dari pegawai Dispar Lombok Timur yang melihat langsung kejadian tersebut.
“Memang betul ada oknum yang datang berteriak sambil marah-marah dan mencari salah satu pejabat Dispar yang mengurus kepegawaian, sambil menebar ancaman,”kata sejumlah pegawai Dinas Pariwisata Lombok Timur.
Selanjutnya informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kalau oknum kerabat Bupati Lombok Timur dimaksud, sebelum datang ke kantor Dispar mencari oknum pejabat Dispar terlebih dahulu dan menghubungi oknum pejabat Dispar tersebut melalui SMS dan Telpon.
Dengan menanyakan mengenai masalah rekomendasi tenaga honorer, akan tetapi kemudian dijawab oknum pejabat tidak tahu rekomendasi honor daerah atas nama siapa yang dimaksud. Meskipun sebelumnya oknum kerabat bupati tersebut menyuruh orang untuk datang menanyakan rekomendasi, akan tetapi tidak bisa menjawab.
Kemudian oknum kerabat Bupati dimaksud datang ke Kantor Dispar Lombok Timur sambil berteriak dari luar sampai kedalam ruangan mencari oknum pejabat tersebut dengan marah-marah, lalu menebar ancaman kepada oknum pejabat Dispar tersebut.
Akibatnya terjadi adu mulut sambil bersitegang diantara keduanya, karena apa yang dilakukan oknum pejabat Dispar Lombok Timur tersebut untuk mempertahankan diri, karena pada posisi benar.
Apalagi oknum kerabat Bupati tersebut saat ditanya tidak mengetahui siapa yang dimintakan rekomendasi honor. Begitu juga Kadis Pariwisata Lombok Timur juga tidak pernah mempermaklumkan kepada oknum pejabat Dispar dimaksud mengenai rekomendasi yang diminta oknum tersebut.
Sementara itu oknum itu juga ditantang sama oknum pejabat Dispar untuk menghadap bersama-sama langsung ke Bupati, dengan tegas tidak takut kehilangan jabatan,kalau berada dalam posisi yang benar seperti ini.
“Yang tidak disukai cara dari oknum itu, berteriak sambil marah-marah dan mengancam itu yang tidak disukai,” kesalnya.
Sementara Oknum kerabat Bupati dengan inisial S sampai berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi mengenai masalah yang terjadi di kantor Dispar Lombok Timur pada Senin siang kemarin.
Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, H. Mugni saat dikonfirmasi melalui chat watshapp pribadinya sampai berita ini diturunkan tidak memberikan respon meski sudah dibaca.
Begitu juga Sekda Lombok Timur, H.M.Juani Taofik dikonfirmasi mengatakan dirinya belum mengetahui masalah tersebut, akan tetapi pastinya tidak ada arahan dari pimpinan soal rekomendasi.
“Apalagi soal Ancam mengancam itu tidak etik” tegas Sekda singkat.(Tim).








