Gledeknews, Lombok Timur – Camat Aikmel Irpan bersama dengan Kades Kalijaga Timur Hiswaton bersama dengan ratusan warga Kalijaga Timur dan aktivis pergerakan (LMND dan PMII) melakukan aksi di kantor Bupati Lombok Timur (Lotim), Kamis (20/8).
Dengan menuntut Bupati Lotim untuk segera memperbaiki jalan rusak di wilayah Kalijaga Timur yang kerap kali dijadikan aksi blokade warga, karena pemerintah daerah kurang respon terhadap apa yang menjadi permasalahan masyarakat.
Orator aksi meminta kepada Camat Aikmel dan Kades Kalijaga Timur untuk naik ke mobil aksi untuk menyampaikan orasi terhadap masalah jalan yang rusak.
“Pak Camat dan Pak kades silahkan naik ke mobil aksi untuk sampaikan orasinya,” teriak orator aksi.
Kemudian setelah dipanggil Kades Kalijaga Timur Hiswaton dalam orasinya mengatakan apa yang dilakukan warganya dengan datang aksi Bupati tidak lain untuk menyampaikan aspirasinya mengenai jalan rusak.
Karena sejak tahun 2024 sampai dengan saat ini dijanjikan untuk diperbaiki akan tapi sampai saat ini belum ada respon sehingga inilah yang membuat warganya datang untuk menuntut kejelasan.
Apalagi kalau melihat kondisi jalan jurusan Bagek Nyake,Kalijaga Timur menuju Karleko sangat parah dengan panjang sekitar 9 kilo. Maka akibat kerusakan itu sering terjadi kecelakaan, penyakit ISPA karena debu berterbangan.
“Kalau ada kejelasan tahun ini jalan rusak di Kalijaga timur diperbaiki mungkin warga tidak akan datang aksi ke kantor Bupati,” tegas Kades.
Setelah itu giliran Camat Aikmel, Irpan menyampaikan orasi dengan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempertegas kapan jalan yang rusak itu diperbaiki.
“Kami terus berkomunikasi dengan pemerintah daerah untuk mendapatkan kepastian perbaikan jalan yang rusak tersebut,” Kata Camat dalam orasinya.
Setelah puas menyampaikan orasi lalu Wakil Bupati Lotim dengan didampingi Kepala Bakesbangpoldagri Lotim H.Moestopa dan Plt Kepala Dinas PUPR Lotim Ahmad Dewanto Hady sambil duduk mendengarkan apa yang menjadi tuntutan massa aksi.
Wabup Lotim menegaskan mengenai tuntutan massa meminta pemerintah daerah untuk memperbaiki jalan rusak di jurusan Bagek Nyake menuju Kalijaga Timur hingga karleko dengan bisa kita akomodir untuk dianggarkan di APBD perubahan 2026.
Maka tentunya kita sama kawal agar apa yang menjadi keinginan warga Kalijaga Timur bisa direalisasikan tinggal kita membangun komunikasi dengan DPRD.
“Silahkan kita kawal untuk bisa dieksekusi di APBD perubahan tahun 2026 yang akan segera dibahas di DPRD,” terangnya.(GL)








