GledekNews.com
Senin, Juni 1, 2026
  • Login
  • Register
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
GledekNews.com
No Result
View All Result
Home BERITA

Punya Kapasitas dan Jaringan, Mi6 Nilai Mori Hanafi Kandidat Terdepan untuk Posisi Gubernur NTB

gledek by gledek
01/06/2026
in BERITA, Mataram, POLITIK
0
Punya Kapasitas dan Jaringan, Mi6 Nilai Mori Hanafi Kandidat Terdepan untuk Posisi Gubernur NTB
1000
SHARES
1000
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gledeknews, Mataram – Anggota DPR RI Mori Hanafi dinilai memiliki modal politik paling mengilap untuk tampil sebagai kandidat Gubernur NTB pada Pilgub 2029. Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 menempatkan politisi asal Bima tersebut sebagai salah satu figur yang paling relevan dengan kebutuhan kepemimpinan NTB ke depan, terutama di tengah tuntutan pembangunan yang semakin kompleks dan kompetitif.

ADVERTISEMENT

“Bagi Mi6, kepemimpinan NTB lima tahun mendatang tidak cukup hanya bertumpu pada popularitas atau faktor kewilayahan. Yang lebih penting adalah kapasitas membangun jejaring nasional, kemampuan mengonsolidasikan kekuatan politik, serta rekam jejak dalam memperjuangkan kepentingan daerah,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto di Mataram, Senin (1/6).

RELATED POSTS

Aliansi Aktivis Lombok Bersatu Ancam Gelar Demo Tandingan di Pelabuhan Khayangan

DPRD Lotim Soroti Seragam Sekolah, Dedy Minta Dikbud Kaji Ulang Kebijakan

Analis politik kawakan Bumi Gora yang karib disapa Didu ini menilai Mori Hanafi memiliki kombinasi modal politik yang relatif lengkap. Selain memiliki pengalaman panjang dalam politik dan pemerintahan, Mori juga mempunyai jejaring nasional yang kuat, kapasitas organisasi yang teruji, dan karakter petarung yang mampu bertahan dalam berbagai dinamika politik.

Menurut Didu, perjalanan politik Mori tidak dibangun secara instan. Dari Wakil Ketua DPRD NTB, kandidat dalam Pilkada NTB, anggota DPR RI, hingga kini dipercaya memimpin DPW Partai Nasdem NTB, seluruh tahapan tersebut membentuk kapasitas kepemimpinan yang matang dan relevan dengan kebutuhan daerah.

“Pengalaman itu membuat Mori bukan sekadar politisi elektoral. Ia memahami bagaimana kepentingan daerah diperjuangkan melalui jalur kebijakan nasional. NTB membutuhkan pemimpin yang tidak hanya mampu berbicara di tingkat lokal, tetapi juga memiliki akses dan kemampuan memperjuangkan daerah di tingkat pusat,” ujarnya.

Didu menilai Pilgub NTB 2029 akan menjadi momentum menentukan arah pembangunan daerah di tengah tantangan baru, mulai dari transformasi ekonomi, hilirisasi industri, peningkatan kualitas SDM, penguatan konektivitas wilayah, hingga persaingan investasi yang semakin ketat.

Karena itu, menurutnya, NTB membutuhkan figur yang mampu berpikir strategis, memahami arah kebijakan nasional, dan memiliki kemampuan memperbesar posisi tawar daerah.

“Salah satu tantangan NTB selama ini adalah memperkuat daya tawar di tingkat nasional. Gubernur ke depan tidak cukup hanya menjadi administrator yang baik, tetapi juga harus menjadi negosiator yang efektif bagi kepentingan daerah. Dalam konteks itu, pengalaman dan jejaring nasional Mori menjadi sangat relevan,” katanya.

Didu juga melihat posisi Mori sebagai Ketua KONI NTB berpotensi menjadi faktor penting menjelang Pilgub 2029. Apalagi NTB akan mencatat sejarah sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 bersama Nusa Tenggara Timur.

Menurutnya, PON 2028 akan menjadi panggung besar yang akan menguji kapasitas kepemimpinan, kemampuan manajerial, dan jejaring yang dimiliki para tokoh daerah.

“Kalau PON sukses, prestasi atlet NTB meningkat, penyelenggaraannya mendapat apresiasi nasional, dan pembiayaannya tidak terlalu membebani APBN maupun APBD karena mampu melibatkan dunia usaha, tentu publik akan memberikan penilaian positif terhadap kepemimpinan Mori sebagai Ketua KONI NTB,” ujarnya.

Didu menegaskan bahwa keberhasilan PON 2028 berpotensi menjadi salah satu leverage politik yang signifikan menjelang Pilgub 2029.

Selain itu, kemunculan Mori Hanafi dinilai merepresentasikan kebutuhan regenerasi kepemimpinan di NTB. Menurut Didu, daerah ini membutuhkan figur yang mampu menggabungkan energi generasi baru dengan pengalaman politik yang memadai.

“Mori masih relatif muda, tetapi pengalaman politik dan organisasinya sudah matang. Ini kombinasi yang tidak banyak dimiliki figur lain,” katanya.

Didu juga menyoroti masih adanya sebagian kalangan yang mempersoalkan asal-usul geografis seorang calon pemimpin. Menurutnya, cara pandang tersebut sudah tidak relevan dalam demokrasi modern.

“Kalau Mori berasal dari Bima, memangnya kenapa? Yang harus menjadi ukuran adalah kapasitas, integritas, rekam jejak, dan kemampuan memimpin seluruh masyarakat NTB. Demokrasi yang sehat memberi kesempatan yang sama kepada semua anak daerah untuk mengabdi,” tegasnya.

Menurut Didu, NTB tidak boleh terus terjebak pada sekat-sekat kewilayahan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah pemimpin yang mampu bekerja untuk seluruh NTB tanpa memandang asal-usul daerahnya.

Dalam perspektif politik modern, posisi Mori sebagai Ketua DPW Nasdem NTB juga menjadi modal penting. Memimpin organisasi politik tingkat provinsi membutuhkan kemampuan konsolidasi, komunikasi lintas kelompok, manajemen konflik, dan kemampuan menjaga soliditas organisasi.

“Ketua partai itu bukan jabatan administratif. Itu adalah laboratorium kepemimpinan yang menguji kemampuan membangun konsensus dan menggerakkan sumber daya politik,” katanya.

Didu menambahkan, salah satu kelebihan Mori adalah karakter politiknya sebagai figur petarung yang mampu bertahan dan terus berkembang di tengah kompetisi politik yang ketat.

“Politik itu arena daya tahan. Banyak figur muncul ketika situasi menguntungkan, tetapi tidak semua mampu bertahan ketika menghadapi tekanan. Mori menunjukkan daya tahan politik yang kuat. Karakter seperti itu penting untuk memimpin daerah sebesar NTB,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Didu juga menegaskan bahwa Mi6 mendukung pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat, baik untuk bupati/wali kota maupun gubernur.

Menurutnya, wacana pemilihan gubernur melalui DPRD atau mekanisme penunjukan merupakan kemunduran demokrasi yang berpotensi mengurangi legitimasi politik kepala daerah.

“Rakyat harus tetap menjadi pemegang kedaulatan tertinggi dalam menentukan pemimpinnya. Karena itu, Mi6 menuntut Pilgub NTB 2029 tetap dilaksanakan secara langsung agar masyarakat dapat menentukan sendiri siapa figur terbaik yang akan memimpin daerah ini,” katanya.

Karena itu, Mi6 menilai sangat wajar apabila nama Mori Hanafi mulai diperhitungkan secara serius dalam percakapan politik menuju Pilgub NTB 2029.

“Saya tidak mengatakan Mori satu-satunya figur yang layak. Tetapi jika berbicara secara objektif tentang pengalaman, jejaring nasional, kapasitas organisasi, legitimasi politik, dan daya juang, maka Mori Hanafi berada dalam baris terdepan,” pungkasnya.

Share400SendShareTweet250Share100
ADVERTISEMENT
gledek

gledek

Related Posts

Aliansi Aktivis Lombok Bersatu Ancam Gelar Demo Tandingan di Pelabuhan Khayangan

Aliansi Aktivis Lombok Bersatu Ancam Gelar Demo Tandingan di Pelabuhan Khayangan

by gledek
01/06/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Aliansi aktivis Lombok Bersatu mengancam akan melakukan aksi tandingan apabila aliansi presidium pembentukan provinsi pulau Sumbawa...

DPRD Lotim Soroti Seragam Sekolah, Dedy Minta Dikbud Kaji Ulang Kebijakan

DPRD Lotim Soroti Seragam Sekolah, Dedy Minta Dikbud Kaji Ulang Kebijakan

by gledek
31/05/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Kebijakan seragam sekolah di Kabupaten Lombok Timur menuai perhatian dari kalangan legislatif. Anggota Komisi II DPRD...

Pemuda Waringin Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lewat Camping Ground dan Diskusi

Pemuda Waringin Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lewat Camping Ground dan Diskusi

by gledek
31/05/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Semangat kepemudaan di Lombok Timur kembali ditunjukkan melalui kegiatan kreatif dan produktif. Karang Taruna Desa Waringin,...

Bupati Lotim Minta Petugas Sensus Mendata Dengan Akurat

Bupati Lotim Minta Petugas Sensus Mendata Dengan Akurat

by gledek
29/05/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Haerul Warisin meminta kepada petugas Sensus Ekonomi untuk melakukan pendataan secara...

Copet HP di Lotim, Kabur Sampai Tabrak Warga, Sepeda Motor Pelaku Diamankan

Copet HP di Lotim, Kabur Sampai Tabrak Warga, Sepeda Motor Pelaku Diamankan

by gledek
29/05/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Pelaku pencopet Hand Phone (HP) milik warga di Desa Rensing, Kecamatan Sakra Barat, Lombok Timur kabur...

GledekNews.com




Jl. Mawar No. 7

Komplek Rumah Sehat, Lingkungan Kampung Baru

Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong (83619)

Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia

+62 81918199111





Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Kategori

Advetorial BERITA Bima DESA Editorial EKONOMI GLEDEK NTB HIBURAN HUKUM Jakarta KESEHATAN Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Lombok Utara Mataram Musik NASIONAL NEWS OLAHRAGA OPINI PEMERINTAHAN PEMILU PEMUDA PENDIDIKAN PERTANIAN PILKADA POLITIK SOSOK SUMBAWA WISATA
Facebook Twitter RSS

© 2021 GledekNews – TIM IT Gledeknews gledeknews.

  • About
  • Contact
  • GledekTV
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Sitemap
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB

© 2021 GledekNews - TIM IT Gledeknews gledeknews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In