Gledeknews, Lombok Timur – Sejumlah pengendara mengeluhkan kondisi lampu lalu lintas (traffic light) yang tidak berfungsi selama sekitar dua pekan di jalur strategis Jalan Raya Masbagik–Labuhan Lombok. Titik yang dikeluhkan berada di simpang empat Paokmotong, Kecamatan Masbagik, serta simpang empat Rempung, Kecamatan Pringgasela.
Kerusakan tersebut memicu kekhawatiran pengguna jalan karena berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama pada jam-jam padat kendaraan.
“Sudah dua minggu lampu (traffic light) ini mati,” terang, Fahmi, salah seorang ojek di Rempung yang sedang mangkal di tempat tersebut, Senin (5/5).
Senada juga Ardi diungkapkan bahwa sering sekali lampu lalu lintas di persimpangan Masbagik mati. Sebenarnya dengan tetap dihudupkannya lalu lintas, makan akan lebih tertib dan menghindari terjadinya kecelakaan.
“Kita sayangkan lampu ini sering mati. Padahal lebih tertib dan arus lalulintas juga teratur,” ujarnya.
Kondisi tersebut dikhawatirkan bisa membahayakan pengendara. Menurutnya, arus lalu lintas di perempatan ini cukup ramai karena merupakan jalan pariwisata menuju Sembalun dan juga jalur kendaraan ke Pelabuhan Kayangan.
“Biasanya pagi dan sore itu cukup rame. Karena ini kan jalan menuju daerah wisata dan juga biasanya dilalui oleh truk-truk besar menuju ke Pelabuhan Kayangan,” ucap Fahmi.
Deni, pengendara lainnya mengaku was-was ketika melewati jalan tersebut. Ia khawatir ketika lampu lalu lintas tidak berfungsi bisa menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas (lakalantas).
“Agak khawatir juga, kadang para pengendara tidak ada yang mau mengalah ingin saling mendahului. Kalau lampu stopnya mati kan bahaya, bisa saja ini menjadi penyebab kecelakaan,” imbuhnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Lombok Timur, Muhammad Safwan, menyatakan pihaknya telah melaporkan kerusakan tersebut ke UPT Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) untuk segera ditindaklanjuti.
“Sudah kami laporkan ke BPTD, dan akan kami koordinasikan kembali agar segera ditangani,” singkatnya.(GL)








