Gledeknews, Lombok Timur – Hampir satu Minggu dalam beberapa media sosial, termasuk grup WhatsApp hingga Media menstrim, masyarakat disuguhkan dengan hasil survey yang dirilis oleh lembaga survey Poltrecking dan Presisi. Terkait hasil survey terhadap Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur pada Pilkada November 2024 mendatang.
Dimana dari kedua lembaga survey itu, Lembaga Survey Presesi, simulasi pertanyaan semi terbuka 5 pasangan calon (Paslon) antara lain Iron-Edwin paling banyak dipilih yakni 41,6 persen kemudian disusul oleh Paslon Luthfi-Wahid) 24,5% Rumaksi – Sukisman 10,5 persen, SJP-Fatihin 6,5% dan Tanwir – Daeng berada pada posisi terakhir 4,6 persen.
Sedangkan, rilis dari Lembaga Survey Poltrecking dengan pertanyaan jika dilakukan Pilkada hari ini, siapa bapak/ibu pilihan dari 5 Paslon Bupati. hasilnya antara lain Paslon Lutfhi-Wahid 35,5 persen, diikuti oleh Paslon Iron-Edwin 18,8 persen, kemudian Paslon Rumaksi-Sukisman 17,6 persen, SJP-Fatihin 10,3 persen dan Tanwir – Daeng berada pada posisi terakhir 3,2 persen. Sedangkan tidak menjawab 14. 6 persen.
Menanggapi itu, Ketua DPD PKS Lombok Timur yang juga Tim Pemenangan Kabupaten Paslon SJP-Fatihin enggan tanggapi terlalu jauh hasil survei yang yang beredar, baik yang dikeluarkan oleh Lembaga survei Poltrecking maupun Presisi.
Pasalnya, setiap internal Paslon bersama Tim masing-masing punya cara dan strategi tersendiri. Sehingga pihaknya lebih pokus dengan dengan survey internal sebagai alat untuk melakukan evaluasi terhadap gerakan.
“Kami tidak mungkin tanggapi itu, Karana itu bagian dari strategi dengan survei yang sedang mereka lakukan. Sama dengan kami yang sedang lakukan survei secara prosedural untuk mengetahui kondisi terakhir Paslon kami,” ungkap Murnan Ketua DPD PKS Lotim
Dikatakannya, survey internal SJP-Fatihin yang dikenal bertagline Solah-Soleh ini, juga sudah dilakukan sebelumnya pada sekitar 10 -14 September untuk kebutuhan internal, sebagai semangat menuju kemenangan.
“Alhamdulillah ada peningkatan dari sebelumnya yang menjadi acuan kami untuk berusaha memenangkan pasangan Solah-Soleh,” ujarnya
Ia menegaskan, Pihaknya akan lakukan survey sebagai acuan untuk proses kampanye dan berjuang selama dua bulan untuk menuju kemenangan.”Kami survey lagi setelah selesai kampanye atau menjelang selesai kampanye untuk melihat posisi akhir dari Paslon Solah-Soleh,” terangnya.
Terpisah, Abrorni Luthfi Ketua DPC PKB Lotim yang juga Wakil Ketua Tim Pemenangan Koalisi Partai Lutfhi-Wahid katakan hasil lembaga survei sebagai alat untuk memacu semangat Tim Pemenangan dan Paslon dalam meraih Kemenangan.
“Nah dua-duanya lembaga survey ini, baik Presisi maupun Poltrecking. sebagai alat pemacu sekaligus sebagai bahan untuk mengevaluasi diri,” katanya.
Karena baginya, Lembaga Survey bukan penentu kemenangan dalam Pilkada. Tapi kemenangan bisa diraih dengan seberapa giat dan efektif, mulai dari Tim, Relawan dan Simpatisan dalam memperjuangkan calonnya untuk meraih kemenangan.
“Tingginya kami di poltrecking tidak membuat kami jumawa, Tapi justru itu akan semakin memotivasi kami untuk semakin giat lagi untuk mencari dukungan, tandanya.(GL)








