Gledeknews, Lombok Timur – Camat Sakra Barat (Sakbar) Mahruf ditengarai melakukan penekanan terhadap pihak Panwascam Sakra Barat untuk memuluskan anaknya yang ikut mendaftar menjadi petugas pengawas tempat pemungutan suara untuk Pilkada tahun 2024.
Dari data yang berhasil dihimpun dilapangan anak camat Sakbar tersebut untuk mendaftar di urus oleh staf Camat yang ditugaskan oleh Camat Sakbar sedangkan anak camat tidak datang sendiri sesuai dengan pengumuman yang telah ada.
Namun kemudian oleh pihak Panwascam Sakbar meminta agar yang bersangkutan datang sendiri namun tidak diindahkan oleh anak camat tersebut karena terima beres dari bapaknya selalu camat yang mengurus.
Maka akhirnya yang menjadi kemarahan dari Camat Sakra terhadap yang ditugaskan mengurus anaknya untuk proses pendaftaran di Panwascam Sakra karena dianggap tidak mampu menguruskan anaknya.
” Kita minta anak Camat itu yang datang bukan malah menyuruh stafnya untuk mengurus di Panwascam,”kata anggota Panwascam Sakra.
Apalagi lanjutnya,ada formulir dan pernyataan diatas materai yang harus diisi oleh pendaftar bukan orang lain.Belum lagi domisili anak Camat itu di luar Sakra Barat maka tentunya akan bisa berdampak nantinya untuk kerja di lapangan.
” Kita bekerja sesuai dengan aturan makanya harus dihormati,” katanya.
Camat Sakbar Mahruf saat dikonfirmasi berkali melalui saluran telponnya belum ada yang merespon.(GL)








