GledekNews-Lotim. Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur sebanyak 7150 orang dari berbagai jenjang. Mulai dari tingkat Pendidikan Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Hal ini ditegaskan Sekretaris Dinas Dikbud Lotim,Huzaefah di kantornya. “Hingga saat ini kekurangan guru di Lotim sebanyak 7150 Orang berbagai jenjang,” tegasnya.
Menurutnya sementara jumlah guru negeri sebanyak 5.900 orang, sedangkan guru swasta sebanyak 9.600 orang dan untuk memenuhi kekurangan guru yang ada tentunya mengangkat tenaga kontrak yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim.
Dengan melihat kemampuan APBD Lotim yang ada, sehingga pemerintah daerah melakukan pengangkatan guru tenaga kontrak.
“Kami berterima kasih kepada Bupati Lotim dengan adanya pengangkatan tenaga kontrak khusus pendidikan kami bisa terbantu,” ujarnya.
Huzaefah mencontohkan seharusnya untuk enam rombel belajar paling banyak jumlah guru negerinya sebanyak sepuluh orang.Akan tapi dalam kenyataan dilapangan ada satu sampai empat orang jumlah guru negerinya.
“Seharusnya guru negeri jumlahnya sesuai dengan rombel yang ada, tapi sekarang masih jauh dari kurang,”paparnya.
Oleh karena,tambah Sekdis Dikbud Lotim ini, pihaknya sangat bersyukur dengan adanya kebijakan Bupati Lotim yang mengangkat guru dengan SK Bupati, karena untuk guru honor yang berada dibawah naungan Dikbud Provinsi sampai saat ini belum keluar SK-nya.
“Jadi kita bersyukur guru dengan status tenaga kontrak sudah terima SK,sedangkan provinsi belum,” tambahnya seraya mengatakan apalagi sekarang ada kebijakan pusat tidak ada pengangkatan pegawai negeri selama dua tahun,maka tentu ini menjadi masalah bagi kita. (Jal)








