Gledeknews, Lombok Timur – Pihak Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan BKO pasukan untuk pengamanan pemilu dan pam TPS sebanyak 1654 orang. Dengan perincian BKO petugas TPS sebanyak 780 personel, pasukan Dalmas Direktorat Samapta sebanyak 322 personel dan pasukan PHH Brimob sebanyak 552 personel.
Hal tersebut ditegaskan Kapolda NTB, Irjen. Pol. Raden Umar Faruk dalam amanat tertulis yang dibacakan Kapolres Lotim, AKBP Hariyanto, Sik, SH dalam apel pengamanan dan pengecekan logistik di TPS pemilu 2024, Senin (5|2).
“Kita melakukan BKO personel Polda ke Polres jajaran sebanyak 1654 orang untuk pengamanan TPS dan pengamanan pemilu,” tegasnya.
Ia mengatakan sejumlah tugas Polri dalam pengamanan TPS yakni membantu KPPS dalam pengamanan kegiatan pemungutan suara, perhitungan dan rekapitulasi suara di lokasi TPS.
Selain itu melakukan tindakan kepolisian guna mencegah ambang gangguan tidak menjadi gangguan nyata, perhitungan dan rekapitulasi suara di seputar wilayah TPS penugasan.
Begitu juga melakukan koordinasi dan bersinergi dan kerjasama dengan unsur penyelenggara pemilu tingkat TPS, Panwas, Linmas serta pengamanan lainnya.
“Tugas lainnya membantu pengamanan pengawalan kotak suara hasil rekapitulasi suara dari TPS ke tempat tujuan yang ditetapkan,” tandasnya.(GL)








