Gledeknews, Kota Bima – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Nusa Tenggara Barat (NTB), menggelar temu Daerah, berlokasi di kantor perpustakaan Daerah kota Bima, bertema “Peran Mahasiswa Dalam Mewujudkan Pemilu Yang Bersih”.
Kegiatan tersebut yang berlangsung pada tanggal 5-8 Oktober, dengan diikuti oleh BEM dari berbagai universitas di NTB.
Pada musyawarah temu Daerah BEM Nusantara itu, musyawarah memgahasikan terpilihlah M. Zainul Majidi sebagai Koordinator Daerah (Korda) BEM Nusantara NTB presiden Mahasiswa ITSKes Muhammadiyah Selong. Hal ini dilakukan sebagai regenerasi kepemimpinan atau melanjutkan nahkoda berikutnya dari hasil musyawarah.
“Saya memimpin koordinasi antar BEM di NTB yang tentunya untuk memasifkan gerakan mahasiswa guna memenuhi visi misi besar untuk kemajuan diseluruh sektor,” ujar Korda NTB
Menurunya, perbaikan tetap akan menjadi hal penting dan menjadi prioritas utama, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab korda NTB. Paling utama menuntaskan permasalahan atau isu-isu yang ada di daerah.
Salah satunya mengkawal perbaikan SDM, SDA, dan sumber daya ekonomi yang ada di NTB. Hal itu dalam rangka membawa program-program yang bermanfaat, sehingga jalur komunikasi dan kordinasi itu akan tetap kuat dan aktif.
“BEM Nusantara pada tupoksinya hari ini sebagai jembatan mahasiswa dan masyarakat diwilayah khususnya NTB,” terangnya.
Selain itu, dalam musyawarah dipilih posisi Riski Adi Putra sekretaris BEM Nusantara dari presiden Mahasiswa STKIP Al Amin Dompu, yang akan membantu Korda mengkoordinasikan berbagai kegiatan dan mengelola administrasi BEM Nusantara NTB.
Dimana pengurus BEM Nusantara NTB yang akan bekerjasama secara sinergis, untuk kembangkan program-program inovatif, memperkuat jejaring antar organisasi mahasiswa, serta mengadvokasi isu-isu yang relevan bagi mahasiswa di NTB.
“BEM Nusantara NTB dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan mahasiswa dan masyarakat di wilayah NTB,” ungkapnya.
Selain pemilihan Korda dan Sekretaris Daerah, Temu Daerah ini juga diiringi oleh
Selain itu, dalam kegiatan tersebut digelar dialog publik yang bertema yaitu, ‘peran mahasiswa dalam mewujudkan pemilu yang bersih’. Peserta Temu Daerah secara aktif berdiskusi, bertukar gagasan, serta melakukan penyusunan strategi untuk meningkatkan peran mahasiswa dalam menciptakan pemilu yang adil, transparan, dan demokratis.
Dalam diskusi dialog itu hadirkan narasumber yaitu, Anggota DPR Provinsi NTB, dan Ketua KPU Kota Bima. Tema ini sendiri dipilih sebagai respons terhadap tantangan terkait tata kelola pemilu yang memerlukan keterlibatan mahasiswa sebagai agen perubahan.
Dalam dialog ini, dipaparkan upaya yang dapat dilakukan oleh mahasiswa, seperti sosialisasi pemilu, pengawasan partisipatif, edukasi pemilih, dan advokasi untuk reformasi pemilu. Melalui dialog ini, diharapkan BEM Nusantara NTB dapat menjadi garda terdepan dalam memberdayakan mahasiswa untuk turut serta membangun pemilu yang lebih bersih dan berintegritas.








