Gledeknews, Lombok Timur – Perusahaan UD Karya Dua sepupu yang bergerak di bidang penjualan distributor barang, jadi sasaran pencurian oleh karyawannya sendiri. Akibat pencurian tersebut, Perusahaan ditaksir mengalami kerugian Rp 25 juta.
Manager perusahaan, Ridho Rahul (30), mengatakan aksi pencurian itu terjadi saat si pelaku menginap di kantor yang baru diterima bekerja dengan alasan tidak ada tempat tinggal.
Karyawan yang baru saja bekerja sebagai marketing di UD karya Dua sepupu , meminta kepada pihak manager untuk tinggal sementara di kantor dengan alasan rumah dan keluarga jauh , serta belum ada uang untuk sewa kost dan makan.
“Saya terlalu percaya terhadap karyawan baru saya, karna kasihan dan tanggung jawab saya sebagai atasan terhadap karyawan akhirnya saya mengizinkannya untuk menginap sementara, saat pagi harinya pas saya ke kantor beserta rekan-rekan karyawan lainya,” ungkap Ridho kepada media ini, Rabu (21|6).
Lebih jauh, ia beberkan bahwa kondisi kantor sudah keadaan terbuka termasuk pintu gudang, tidak itu saja pintu gudang juga turut dirusak. Sementara saat dihubungi handphone bersangkutan sudah tidak aktif.
“semua pintu terbuka dan pintu Gudang dirusak dengan cara dilubangi kami coba menghubungi si pelaku namun semua kontak kami diblokir dan ternyata beberapa barang-barang juga ikut hilang baik di luar maupun dalam gudang,” katanya.
Dikatakan pula, bahwa terduga pelaku merupakan karyawan baru, dirinya tidak ada curiga dengan gerak-gerik pelaku. Atas kejadian ini perusahan mengalami kerugian. “Kalau di hitung-hitung kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta,”paparnya
Dengan kejadian ini, pihaknya akan melaporkan kepada pihak penegak hukum “Secepatnya kami akan membuat Laporan ke polsek Masbagik,” tambahnya
Sementara Kapolsek Masbagik AKP. Eri Armunanto, SH, saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya belum menerima laporan dari korban. “Sepertinya belum, bentar saya cek,” tandasnya.(GL)








