GledekNews-Lotim. Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur,HM.Juani Taofik melarang kepada Kepala Dinas Sosial Lotim,H.Ahmat untuk memberikan data Jaring Pengaman Sosial (JPS) ke media. Kalau ada yang datang untuk menanyakan hal tersebut.
Demikian ditegaskan Kepala Dinas Sosial Lotim, H.Ahmat kepada wartawan di ruang kerjanya,Senin (15|6).” Saya dilarang pak Sekda memberikan data JPS ke teman-teman media kalau ada yang datang menanyakan masalah tersebut,” kata Ahmat.
Maka itu, lanjutnya,dirinya tidak bisa memberikan data JPS kalau teman-teman media datang menanyakan itu.Karena sudah ada perintah dari Sekda Lotim untuk tidak memberikan data JPS.
“Kalau ada teman-teman media yang menanyakan masalah JPS,diminta untuk menanyakan langsung ke pak Sekda,” ujar Kadisos Lotim menirukan perintah Sekda kepada wartawan yang datang menanyakan masalah JPS yang mengalami pengurangan.
Ditempat terpisah Sekda Lotim, H.M.Juani Taufik saat dikonfirmasi membenarkan kalau dirinya melarang Kadis Sosial memberikan data JPS ke media., dengan tujuan agar nantinya tidak simpang siur data yang diberikan Kadis Sosial dengan dirinya ke media.
Hal ini hanya terpokus untuk hari ini saja, karena ada pertemuan antara pihaknya dengan Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Lotim di Polres Lotim. “Memang betul saya larang Kadis Sosial berikan data JPS ke media untuk hari ini saja, karena ada pertemuan dengan FKKD masalah JPS,” tegasnya.
Sementara itu, tambah Sekda Lotim, kami juga agar satu pintu dalam pemberian data masalah JPS tersebut. “Untuk pemberian data JPS satu pintu, khusus untuk hari ini saja, agar tidak simpang siur diberikan ke media,” tandasnya.
Kemudian di ruang Kadis Sosial Lotim sekitar delapan orang wartawan media cetak, elektronik, online datang bermaksud untuk melakukan wawancara dengan Kadis Sosial Lotim guna menanyakan masalah adanya pengurangan jumlah bantuan JPS.
Namun baru akan mulai menanyakan masalah yang dimaksud, Kepala Dinas Sosial Lotim langsung memotong dengan mengatakan kalau masalah data JPS yang ditanyakan silahkan langsung ke pak Sekda, karena dirinya dilarang untuk memberikan data JPS ke media.
“Kalau masalah data JPS yang ditanyakan saya tidak berikan karena pak Sekda melarang memberikan data JPS ke Media,”kata Kadis Sosial memotong pertanyaan awak media kepada dirinya.
Kemudian setelah itu, para awak media tidak lagi menanyakan masalah tersebut, dengan beralih ke pertanyaan yang lainnya. (Jal).








