Gledeknews, Lombok Timur – Sebuah video berdurasi 2 menit 20 detik yang beredar luas di media sosial memperlihatkan aksi perusakan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Insiden tersebut terjadi pada Selasa (17/2)) malam sekitar pukul 20.00 WITA, setelah sejumlah warga mendatangi lokasi dapur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga secara spontan melakukan perusakan fasilitas dapur MBG. Aksi itu dipicu oleh polemik penetapan lokasi pembangunan dapur yang disebut berada di atas tanah wakaf milik masyarakat. Lahan tersebut diketahui berada di sekitar area Madrasah Aliyah UF yang berada di bawah naungan organisasi Nahdlatul Wathan.
Sejumlah warga mengaku keberatan karena tanah yang digunakan merupakan wakaf yang dihimpun dari iuran masyarakat dan diperuntukkan bagi kepentingan pendidikan. Mereka mempertanyakan kejelasan izin serta proses pengambilan keputusan terkait pemanfaatan lahan wakaf tersebut untuk mendukung program MBG.
Selain status lahan, warga juga menyoroti adanya perubahan fungsi tiga ruang kelas di lingkungan MA UF. Ruang kelas yang sebelumnya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar disebut telah dialihkan untuk menunjang operasional dapur MBG.
Salah seorang warga mengatakan bahwa aksi perusakan terjadi setelah berbagai protes yang sebelumnya disampaikan kepada pihak yayasan tidak mendapatkan respons yang jelas. “Tanah ini adalah tanah wakaf yang berasal dari sumbangan masyarakat untuk pendidikan,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Ia menambahkan, masyarakat mendesak agar tiga ruang kelas yang telah dialihfungsikan dapat dikembalikan seperti semula agar dapat kembali digunakan oleh siswa. “Kalau untuk usaha atau bisnis, sebaiknya menggunakan lahan pribadi, bukan tanah wakaf milik masyarakat,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola dapur MBG maupun aparat pemerintah setempat terkait insiden perusakan tersebut. Aparat keamanan disebut telah melakukan pendataan awal atas kerusakan yang terjadi.(GL)








