Gledeknews, Lombok Timur – Penanganan kasus dugaan keracunan usai mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Timur (Lotim) masih berjalan di tempat. Aparat kepolisian hingga kini belum bisa menyimpulkan penyebab pasti, lantaran masih menunggu hasil uji laboratorium resmi.
Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, IPTU Arie Kusnandar, menegaskan pihaknya tetap melakukan penyelidikan sembari menanti hasil uji tersebut.
“Kami juga menunggu hasilnya. Sementara masih tahap penyelidikan,” ujarnya singkat pada Senin kemarin (11/5).
Sebelumnya, Humas BBPOM Mataram, Winar Tutik, sampaikan bahwa hasil uji laboratorium sebenarnya sudah dikirimkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi NTB dan Dinas Kesehatan Lotim sejak Jumat pekan lalu.
“Hasil uji sudah dikirim. Silakan ditanyakan ke Dinas Kesehatan sebagai pemilik sampel,” ujarnya.
Namun demikian, BBPOM menegaskan tidak memiliki kewenangan untuk membuka hasil tersebut ke publik. Seluruh informasi resmi berada di tangan Dinas Kesehatan sebagai pihak yang mengirim sampel untuk diuji.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, masih memilih menahan diri. Ia menyebut pihaknya belum bisa membeberkan hasil uji karena masih dalam tahap koordinasi internal bersama Satgas MBG.
“Akan kami koordinasikan dengan satgas, nanti kami menunggu informasi apa yang bisa disampaikan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Satgas MBG Lotim, H. Ahyani tegaskan bahwa langkah lanjutan akan ditentukan setelah koordinasi dengan Dinas Kesehatan dilakukan.
“Kami akan koordinasikan dulu dengan Kadis Kesehatan,” katanya.(GL)








