GledekNews.com
Kamis, September 24, 2026
  • Login
  • Register
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
GledekNews.com
No Result
View All Result
Home BERITA

Pariwisata di Lotim Jangan Hanya Didorong, Tetapi Harus Dibiayai

gledek by gledek
24/09/2026
in BERITA, GLEDEK NTB, Lombok Timur, WISATA
0
Pariwisata di Lotim Jangan Hanya Didorong, Tetapi Harus Dibiayai
1000
SHARES
1000
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis : Muhir (Pendiri Repoq Literasi/Mantan Pejabat Birokrasi Pariwisata)

ADVERTISEMENT

 

RELATED POSTS

Nginap Dikosan Teman di Selong, Motor Raib Dibawa Maling

Sekda Lotim Beberkan Perkembangan Pendidikan

Gledeknews, Opini – Tulisan ini terinspirasi dari tulisan pada media sosial Facebook yang berjudul Bupati Khaerul Warisin Dorong Wisata Lombok Timur Lebih Bersih, Tertata, dan Berdaya Saing pada 2027. Yang membuat pikiran saya memutar kenangan saya pada Dinas Pariwisata Lombok Timur.

Pernyataan bahwa pariwisata Lombok Timur harus lebih bersih, tertata, dan berdaya saing tentu patut diapresiasi. Tetapi ada satu pertanyaan mendasar yang tidak boleh dilewatkan: dengan anggaran berapa pariwisata itu hendak dibangun?

Pariwisata tidak cukup hanya didorong dengan imbauan.

Ia membutuhkan keberpihakan anggaran, perencanaan profesional, tata kelola yang konsisten, dan investasi pemerintah yang terukur.

Saya mengatakan ini bukan semata-mata dari sudut pandang pengamat. Saya pernah menjadi bagian dari birokrasi pariwisata Lombok Timur. Dari pengalaman empiris tersebut, saya melihat ada persoalan klasik yang perlu dibicarakan secara terbuka.

Dinas Pariwisata sering kali dituntut menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi pada saat yang sama belum selalu mendapatkan dukungan anggaran yang sebanding dengan beban dan target pembangunan pariwisata yang diberikan kepadanya.

Dalam logika sederhana, bagaimana mungkin sebuah dinas diminta menghasilkan manfaat ekonomi yang besar apabila instrumen untuk menciptakan manfaat tersebut sangat terbatas?

Pariwisata bukan sekadar memasang papan nama destinasi, membersihkan halaman objek wisata, atau mempercantik bangunan. Pariwisata adalah sebuah ekosistem.

Karena di dalamnya terdapat promosi, aksesibilitas, amenitas, sumber daya manusia, atraksi, kebersihan, keamanan, konservasi, ekonomi kreatif, kalender event, digitalisasi, riset pasar, hingga pemberdayaan masyarakat.

Karena itu, jika pemerintah ingin pariwisata Lombok Timur benar-benar berdaya saing pada 2027, maka ukuran keberpihakannya jangan hanya dilihat dari seberapa sering pemerintah mengatakan “pariwisata harus maju”. Ukurlah dari seberapa serius pemerintah menempatkan pariwisata dalam struktur APBD.

Sebab ada paradoks yang kadang terjadi dalam birokrasi: PAD diperlakukan sebagai kewajiban Dinas Pariwisata, sementara anggaran pembangunan pariwisata diperlakukan sebagai sisa kemampuan fiskal daerah.

Kalau demikian, kita seperti meminta petani menghasilkan panen melimpah, tetapi pupuknya diberikan secukupnya; meminta nelayan membawa ikan banyak, tetapi perahunya tidak diperbaiki.

Pariwisata pun demikian. Jangan hanya disuruh menghasilkan, tetapi tidak diberi alat untuk menghasilkan. Bupati memiliki kewenangan strategis untuk mengubah cara pandang tersebut.

Jika pariwisata benar-benar hendak dijadikan salah satu mesin ekonomi Lombok Timur, maka diperlukan political will yang diterjemahkan menjadi fiscal will—kemauan politik yang benar-benar tampak dalam kebijakan anggaran.

Saya tidak sedang mengatakan bahwa seluruh persoalan pariwisata dapat diselesaikan hanya dengan menambah anggaran. Anggaran yang besar tanpa perencanaan juga dapat menjadi persoalan baru. Yang dibutuhkan adalah anggaran yang profesional: berbasis data, berbasis destinasi, berbasis kebutuhan, memiliki indikator kinerja, dan dapat diukur dampaknya terhadap masyarakat.

Pertanyaannya kemudian bukan lagi sekadar, “Bagaimana membuat objek wisata kita bersih?”.

Tetapi berapa anggaran yang disiapkan? Untuk apa? Siapa yang mengerjakan? Apa indikator keberhasilannya? Berapa wisatawan yang ditargetkan? Berapa UMKM yang tumbuh? Berapa tenaga kerja yang terserap? Dan berapa rupiah yang benar-benar kembali kepada masyarakat?

Inilah yang semestinya menjadi diskursus pembangunan pariwisata Lombok Timur memasuki 2027.

Sebab pariwisata yang berdaya saing tidak lahir dari slogan. Ia lahir dari perencanaan, keberanian mengalokasikan anggaran, konsistensi kebijakan, dan kemampuan pemerintah membangun ekosistem ekonomi di sekitar destinasi.

Bupati boleh mendorong akan tetapi pemerintah daerah juga harus menyediakan jalan agar dorongan itu dapat bergerak.

Karena jangan sampai Dinas Pariwisata hanya menjadi “mesin PAD”, sementara ketika hendak membangun pariwisata, mesinnya tidak diberi bahan bakar yang cukup.

Pada akhirnya, masyarakat tidak membutuhkan pariwisata yang sekadar ramai dibicarakan. Masyarakat membutuhkan pariwisata yang hidup, menghasilkan, membuka lapangan kerja, menghidupkan UMKM, menjaga lingkungan, merawat kebudayaan, dan meningkatkan kesejahteraan.

Dan semua itu membutuhkan satu hal yang sering kali tidak romantis untuk dibicarakan, tetapi sangat menentukan masa depan pariwisata dengan anggaran yang berpihak dan dikelola secara profesional.(*)

Share400SendShareTweet250Share100
ADVERTISEMENT
gledek

gledek

Related Posts

Nginap Dikosan Teman di Selong, Motor Raib Dibawa Maling

Nginap Dikosan Teman di Selong, Motor Raib Dibawa Maling

by gledek
23/09/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Sepeda motor milik Siroj warga Sawing kecamatan Selong Lombok Timur (Lotim) hilang di kos-kosan wilayah Rakam,...

Sekda Lotim Beberkan Perkembangan Pendidikan

Sekda Lotim Beberkan Perkembangan Pendidikan

by gledek
23/09/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Sekretaris Daerah Lombok Timur, HM. Juaini Taofik membeberkan perkembangan pendidikan di Lombok Timur (Lotim) selama kurun...

Sekda Lotim Hipnotis Ribuan Mahasiswa Baru Universitas Hamzanwadi Selong

Sekda Lotim Hipnotis Ribuan Mahasiswa Baru Universitas Hamzanwadi Selong

by gledek
23/09/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Sekretaris Daerah Lombok Timur HM. Juaini Taofik berhasil menghipnotis sekitar 2.200 orang mahasiswa baru Universitas Hamzanwadi...

Walikota Jambi Belajar Soal Pariwisata di Lotim

Walikota Jambi Belajar Soal Pariwisata di Lotim

by gledek
23/09/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Walikota Jambi H. Maulana bersama rombongan melakukan kunjungan kerja di Lombok Timur untuk belajar masalah pariwisata,...

Dihadapan Walikota Jambi, Bupati Lotim Sebut PAD Sektor Wisata Rp 13 Milyar

Dihadapan Walikota Jambi, Bupati Lotim Sebut PAD Sektor Wisata Rp 13 Milyar

by gledek
23/09/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyebut kalau pendapatan asli daerah (PAD) dalam sektor pariwisata dari...

RECOMMENDED

Pariwisata di Lotim Jangan Hanya Didorong, Tetapi Harus Dibiayai

Pariwisata di Lotim Jangan Hanya Didorong, Tetapi Harus Dibiayai

24/09/2026
Nginap Dikosan Teman di Selong, Motor Raib Dibawa Maling

Nginap Dikosan Teman di Selong, Motor Raib Dibawa Maling

23/09/2026
  • 52.2M Fans
  • 135 Followers
  • 26.7k Followers
  • 206k Subscribers
  • 606 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Putra Sasak Jabat Kapolda NTB 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dibentak Para Kades, Dua Komisioner Bawaslu Lotim Keringat Dingin ‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Pelaku UMKM Internet RT/RW Tidak Bisa Dipidana Karena Ranah Perdata

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dianggap Kurang Elok Pj Bupati Lotim Tugaskan Alumni IPDN Jadi Kepala Pasar‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
GledekNews.com




Jl. Mawar No. 7

Komplek Rumah Sehat, Lingkungan Kampung Baru

Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong (83619)

Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia

+62 81918199111





September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Agu    

Kategori

Advetorial BERITA Bima DESA Editorial EKONOMI GLEDEK NTB HIBURAN HUKUM Jakarta KESEHATAN Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Lombok Utara Mataram Musik NASIONAL NEWS OLAHRAGA OPINI PEMERINTAHAN PEMILU PEMUDA PENDIDIKAN PERTANIAN PILKADA POLITIK SOSOK SUMBAWA WISATA
Facebook Twitter RSS

© 2021 GledekNews – TIM IT Gledeknews gledeknews.

  • About
  • Contact
  • GledekTV
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Sitemap
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB

© 2021 GledekNews - TIM IT Gledeknews gledeknews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In