Gledeknews, Lombok Timur – Muazzin resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Surabaya Utara, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, pada Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 09.00 WITA. Kedatangannya ke sekretariat panitia pendaftaran didampingi keluarga besar dan diiringi ratusan pendukung.
Ada momen menarik saat Muazzin memasuki ruang pendaftaran. Ia bergegas menggendong ibu tercintanya untuk membantunya melewati pintu masuk yang cukup tinggi. Aksi tersebut menjadi pemandangan tersendiri di tengah proses pendaftaran bakal calon kepala desa.
Dalam sambutannya, Muazzin mengungkapkan bahwa dirinya sengaja memilih hari Jumat untuk mendaftar karena bertepatan dengan hari kelahirannya.
Ia juga menegaskan bahwa keputusannya untuk maju sebagai bakal calon Kepala Desa Surabaya Utara sudah bulat. Terlebih, ia telah mendapatkan restu dari kedua orang tua, istri, serta orang tua istrinya.
“Restu mereka adalah azimat paling manjur untuk melakukan apa pun di dunia ini,” ungkap Muazzin.
Baginya, restu keluarga merupakan modal penting dalam melangkah dan menjalankan niat pengabdian kepada masyarakat. Ia ingin menjadikan keputusan maju dalam kontestasi Pilkades sebagai bagian dari upaya berkhidmat untuk kemajuan desa.
Terkait visi dan misi, Muazzin memperkenalkan konsep pembangunan bertajuk “SUTRA”, yang merupakan singkatan dari Sejahtera, Unggul, Terkemuka, Ramah, dan Aman.
Menurutnya, kelima unsur tersebut memiliki keterkaitan satu sama lain dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih baik.
Ia menjelaskan bahwa konsep tersebut tidak harus diwujudkan sekaligus, melainkan dapat dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan. Dengan begitu, setiap unsur dalam konsep SUTRA diharapkan dapat diterapkan sesuai kebutuhan dan kemampuan desa.
Muazzin meyakini bahwa apabila seluruh unsur tersebut dapat dijalankan secara konsisten, kemajuan pembangunan Desa Surabaya Utara bisa diwujudkan.
”Tidak ada niat lain kecuali ingin melihat perubahan di Desa kami tercinta ini,” ungkapnya.
Selain memaparkan gagasan pembangunan, Muazzin juga berpesan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kondusivitas di lingkungan masing-masing selama tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) berlangsung.
Ia mengingatkan bahwa Pilkades merupakan pesta rakyat yang seharusnya dinikmati dengan santai dan penuh kegembiraan, tanpa sikap berlebihan yang berpotensi merusak kerukunan masyarakat.
Menurutnya, perbedaan pilihan dalam Pilkades merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, ia berharap kontestasi tersebut dapat menjadi momentum untuk membangun kedewasaan dalam bermasyarakat dan berpolitik.
Sementara itu, kedua orang tua Muazzin yang turut hadir mendampingi putranya mengaku bangga atas keputusan anaknya untuk mengambil langkah pengabdian kepada masyarakat.
Mereka menyatakan akan mendukung penuh keputusan Muazzin selama tujuannya untuk kepentingan masyarakat luas.
Mereka percaya bahwa anaknya memiliki kemampuan dan yakin tak ada niat lain selain pengabdian untuk masyarakat. Pasalnya, dari sisi ekonomi, putranya sudah cukup mampu memenuhi kebutuhan keluarga melalui usaha yang selama ini dijalankan.
Karena itu, mereka memandang keputusan Muazzin maju dalam Pilkades Surabaya Utara sebagai langkah untuk memperluas pengabdian, bukan semata-mata mencari penghidupan.
Dengan membawa konsep SUTRA, Muazzin menawarkan gagasan tentang desa yang sejahtera, unggul, terkemuka, ramah, dan aman. Gagasan tersebut menjadi bagian dari dinamika pencalonan menjelang Pilkades Surabaya Utara 2027 mendatang.(*)





