GledekNews-Lotim. Lombok Discussion Club (LDC) menggelar diskusi publik yang diadakan di salah satu kedai kopi di wilayah Kelurahan Leneng Kabupaten Lombok Tengah, dimana dalam diskusi tersebut LDC mengangkat tema ‘perangi berita hoax ciptakan Pilkada Damai tahun 2020 di Lombok Tengah. Diskusi tersebut diikuti oleh pegiat sosial, LSM, Karang Taruna dan media pers
Perwakilan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Yudik mengatakan, Hoax merupakan kata lain dari kebohongan, dimana jika ada orang yang melakukan kebohongan akan mendapatkan dosa, dengan begitu semakin banyak orang yang menyebarkan berita bohong maka semakin banyak dosanya.
“Semakin banyak kita menyebarkan hoax, semakin banyak dosa yang didapatkan,” Ucapnya pada saat acara diskusi pada Kamis (22|10)
Sementara itu, ketua Karang Taruna Desa Pujut Anom mengatakan, penyaringan atas berita hoax yang disampaikan merupakan salah satu kecanggihan tekhnologi pada masa mendatang, hal tersebut membuat kementerian Kominfo dan juga Stakeholder terkait untuk melakukan penindakan dan membuat penyaringan atas berita hoax tersebut
Lanjut, Anom menegaskan, bahwa sudah banyak masyarakat yang sudah termakan oleh berita hoax tersebut, dimana hal tersebut disebabkan karena ketidak pahaman masyarakat dan minat baca dari masyarakat yang kurang sehingga mengakibatkan banyaknya hoax yang menyebar
“Saya berharap kepada Kominfo Loteng untuk bergerak dalam memerangi dan menanggulangi berita hoax,” Pintanya
Presiden LDC H. Hulaim menyebutkan, Pemuda sebagai generasi penerus bangsa harus mampu dalam mengkontrol dan menyaring berita-berita bohong yang ada, sehingga kita harus bisa menjauhkan para pemuda dari berita hoax tersebut
“Kita tidak ingin pemuda terjebak dalam hal tersebut, maka harus jauhkan dari perilaku hoax, baik dari sikap dusta dan meminimalisir penyebaran hoax,” Tegasnya
Hal itu, juga berkaitan dengan pemilihan kepala daerah yang dilakukan serentak pada 9 Desember mendatang yakni agar terciptanya pemimpin yang berkualitas tanpa dihasilkan oleh bumbu-bumbu hoax
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Melalui Kepala Bidang Kominfo Sunarno mengatakan, Sangat mendukung apa yang dilakukan oleh LDC, sehingga bisa lebih mengedukasi masyarakat agar dapat menangkal berita hoax. Selain itu, dalam menangkal penyebaran berita hoax harus dimulai dalam diri sendiri
“Kita harapkan hal semacam ini tetap dilakukan, selain untuk membuat Masyarakt lebih paham dalam menyaring berita hoax juga dapat membantu kominfo sendiri,”
“Mari kita Sama-sama memerangi berita hoax dan mencegah penyebaran berita hoax,” ujarnya.
Sementara H. Amir selaku Kabid Politik Bakesbangpoldagri Kabupaten Lombok Tengah menyampaikan bahwa “kami sangat memberikan apresiasi atas kegiatan dan kepedulian LDC dalam menggelar kegiatan seperti ini demi menangkal penyebaran hoax yang semakin hari semakin menjamur dan apa yang dilakukan oleh LDC ini kita harapkan dapat kita lakukan juga pada Tahun Anggaran 2021 mendatang.
Sebenarnya pada Tahun Anggaran 2020 ini kita juga punya anggaran untik melaksanakan kegiatan dengan bekerjasama bersama berbagai elemen masyarakat untuk mengatasi penyebaran hoax namun karena wabah Covid-19 ini membuat anggaran kita tersedot untuk Covid-19. Ujar H. Amir.
“Kami berharap dalam pelaksanaan Pilkada pada bulan Desember 2020 ini tidak muncul berbagai berita bohong atau hoax yang bisa menyesatkan masyarakat dalam menentukan pilihannya. Pungkas H. Amir. (Jal).








