Gledeknews, Lombok Timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur (Lotim) menerima kunjungan pimpinan Universitas Hamzanwadi (UNHAM), Rabu (8/7). Pertemuan ini menjadi langkah konkret memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan.
Rombongan UNHAM yang terdiri dari tujuh pimpinan, di antaranya Wakil Rektor I, Dekan FMIPA, Dekan FKIP, Kepala PLD, serta Kepala Kerja Sama, hadir untuk membangun kolaborasi strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Lotim.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dikbud Lotim tersebut berjalan dalam suasana akrab dan konstruktif. Forum ini dimanfaatkan untuk bertukar gagasan, menyampaikan pandangan akademis, serta merumuskan langkah kolaboratif dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan di daerah.
Kepala Dikbud Lotim, M. Nurul Wathoni, didampingi sekretaris dan seluruh kepala bidang, menyambut baik komitmen yang ditunjukkan pihak UNHAM.
“Kami tidak mungkin bisa sendiri membangun pendidikan. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, menjadi sangat penting. Kami bersyukur pimpinan UNHAM menyambut baik permohonan kerja sama ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan sejumlah program yang akan segera dikerjasamakan, antara lain penguatan Program Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa secara terintegrasi, bimbingan olimpiade bagi siswa, bimbingan teknis peningkatan mutu tenaga pendidik, pelatihan kepemimpinan kepala sekolah, hingga penyelenggaraan pendidikan inklusi.
Menurutnya, kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan inovasi dan rekomendasi berbasis kajian ilmiah yang dapat mempercepat pemenuhan SPM Pendidikan sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan di Lotim.
“Melalui kolaborasi ini, kita berharap hadir solusi nyata yang sesuai kebutuhan daerah dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, pihak UNHAM menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Pertemuan tersebut juga menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi dalam menghadirkan kebijakan dan program pendidikan yang berbasis data, kebutuhan masyarakat, serta didukung kajian akademis.
Dengan kolaborasi ini, pembangunan sektor pendidikan di Lombok Timur diharapkan semakin berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.(GL)








