GledekNews.com
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
  • Register
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
GledekNews.com
No Result
View All Result
Home BERITA

KDMP: Antara Solusi Struktural dan Ancaman Monopoli Baru di Desa

gledek by gledek
29/07/2026
in BERITA, EKONOMI, OPINI
0
KDMP: Antara Solusi Struktural dan Ancaman Monopoli Baru di Desa
1000
SHARES
1000
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Penulis: Zainul Muttaqin (Dewan Pembina Rinjani Foundation)

ADVERTISEMENT

 

RELATED POSTS

Pemkab Lotim Luncurkan Aplikasi SIGUMI

Siswa MAN 1 Mataram Raih Prestasi Gemilang di Ajang Duta Batik Indonesia

Gledeknews, OPINI – Kebijakan pemerintah pusat dalam menggulirkan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh desa memantik beragam respons publik. Di satu sisi, program ini dipandang sebagai langkah progresif negara dalam memperkuat ekonomi mikro dan memutus mata rantai distribusi yang selama ini merugikan petani.

Namun di sisi lain, sejumlah kalangan menilai pendekatan tersebut menyimpan potensi persoalan serius, terutama dalam aspek tata kelola dan keberlanjutan kelembagaan.

Secara konseptual, KDMP hadir sebagai instrumen negara untuk mengatasi kegagalan pasar di wilayah perdesaan. Melalui peran sebagai agregator hasil produksi dan distributor kebutuhan petani, koperasi diharapkan mampu menciptakan efisiensi dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Model ini diyakini dapat memperkuat posisi tawar petani yang selama ini berada dalam tekanan rantai distribusi yang tidak seimbang.

Namun, di balik optimisme tersebut, muncul kekhawatiran terkait potensi distorsi pasar. Sejumlah pengamat menilai keberadaan KDMP dapat memicu efek “crowding-out” terhadap pelaku usaha lokal yang telah lebih dulu eksis. Jika tidak dikelola secara profesional dan transparan, koperasi ini berisiko berubah menjadi entitas dominan baru yang justru menghambat persaingan sehat di tingkat desa.

Lebih jauh, aspek tata kelola menjadi sorotan utama. Potensi tumpang tindih antara KDMP dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dinilai dapat memicu dualisme kelembagaan. Dalam praktiknya, batas peran antara keduanya kerap tidak jelas, sehingga berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan friksi di tingkat lokal. Kondisi ini diperparah oleh pendekatan pembentukan yang bersifat top-down dan cenderung instruksional.

Pendekatan tersebut dinilai berseberangan dengan prinsip dasar koperasi yang menekankan kesukarelaan dan partisipasi anggota. Akibatnya, tidak menutup kemungkinan muncul koperasi yang hanya aktif secara administratif, namun minim aktivitas ekonomi nyata. Fenomena ini kerap disebut sebagai “koperasi papan nama”, yang secara formal ada, tetapi tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

Di sisi lain, penggelontoran dana dalam jumlah besar secara serentak juga menimbulkan risiko elite capture. Tanpa penguatan kapasitas sumber daya manusia dan sistem pengawasan yang efektif, koperasi berpotensi dikuasai oleh segelintir pihak untuk kepentingan pribadi atau kelompok. Hal ini dapat mereduksi tujuan awal koperasi sebagai lembaga ekonomi kolektif yang inklusif dan demokratis.

Pelibatan unsur pengawasan yang ketat memang dapat menekan potensi penyimpangan dalam jangka pendek. Namun, dalam jangka panjang, pendekatan ini dikhawatirkan menciptakan iklim usaha yang kaku dan kurang adaptif. Padahal, koperasi idealnya tumbuh dari inisiatif warga dan berkembang secara organik sesuai kebutuhan lokal.

Pada akhirnya, keberhasilan KDMP tidak semata diukur dari jumlah koperasi yang terbentuk atau besaran anggaran yang terserap. Lebih dari itu, yang menjadi tolok ukur adalah sejauh mana koperasi mampu bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang mandiri, profesional, dan berdaya saing. Tanpa itu, KDMP berisiko menjadi sekadar proyek administratif yang tidak berkelanjutan.

Di tengah dinamika tersebut, publik berharap agar kebijakan ini tidak hanya menjadi simbol intervensi negara, tetapi benar-benar mampu melahirkan kemandirian ekonomi desa. Sebab, sejarah menunjukkan bahwa koperasi yang bertahan lama adalah yang tumbuh dari kebutuhan bersama, bukan yang lahir dari instruksi semata.(*)

 

Share400SendShareTweet250Share100
ADVERTISEMENT
gledek

gledek

Related Posts

Pemkab Lotim Luncurkan Aplikasi SIGUMI

Pemkab Lotim Luncurkan Aplikasi SIGUMI

by gledek
14/10/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam rangka diseminasi...

Siswa MAN 1 Mataram Raih Prestasi Gemilang di Ajang Duta Batik Indonesia

Siswa MAN 1 Mataram Raih Prestasi Gemilang di Ajang Duta Batik Indonesia

by gledek
14/10/2026
0

Gledeknews, Yogyakarta - Salah seorang siswa MAN 1 Mataram M. Al Gifari meraih prestasi gemilang dalam lomba duta batik indonesia...

Dugaan Judi Sabung Ayam di Cakranegara Dibubarkan Polresta Mataram

Dugaan Judi Sabung Ayam di Cakranegara Dibubarkan Polresta Mataram

by gledek
12/10/2026
0

Gledeknews, Mataram – Polresta Mataram bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas perjudian sabung ayam atau yang dikenal dengan...

Warga di Lotim Nyaris Sekarat Dikeroyok

Warga di Lotim Nyaris Sekarat Dikeroyok

by gledek
10/10/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Salah seorang warga Desa Bagik Payung Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, Nurul Abidin (31) nyaris sekarat dikeroyok...

Polisi Gerebek Cafe Tuak di Suryawangi

Polisi Gerebek Cafe Tuak di Suryawangi

by gledek
08/10/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Pihak Polres Lombok Timur melakukan penggerebekan terhadap cafe tuak yang berlokasi di wilayah pantai Suryawangi,Kecamatan Labuhan...

RECOMMENDED

Pemkab Lotim Luncurkan Aplikasi SIGUMI

Pemkab Lotim Luncurkan Aplikasi SIGUMI

14/10/2026
Siswa MAN 1 Mataram Raih Prestasi Gemilang di Ajang Duta Batik Indonesia

Siswa MAN 1 Mataram Raih Prestasi Gemilang di Ajang Duta Batik Indonesia

14/10/2026
  • 52.2M Fans
  • 134 Followers
  • 26.7k Followers
  • 206k Subscribers
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Putra Sasak Jabat Kapolda NTB 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dibentak Para Kades, Dua Komisioner Bawaslu Lotim Keringat Dingin ‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Pelaku UMKM Internet RT/RW Tidak Bisa Dipidana Karena Ranah Perdata

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dianggap Kurang Elok Pj Bupati Lotim Tugaskan Alumni IPDN Jadi Kepala Pasar‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
GledekNews.com




Jl. Mawar No. 7

Komplek Rumah Sehat, Lingkungan Kampung Baru

Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong (83619)

Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia

+62 81918199111





Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Kategori

Advetorial BERITA Bima DESA Editorial EKONOMI GLEDEK NTB HIBURAN HUKUM Jakarta KESEHATAN Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Lombok Utara Mataram Musik NASIONAL NEWS OLAHRAGA OPINI PEMERINTAHAN PEMILU PEMUDA PENDIDIKAN PERTANIAN PILKADA POLITIK SOSOK SUMBAWA WISATA
Facebook Twitter RSS

© 2021 GledekNews – TIM IT Gledeknews gledeknews.

  • About
  • Contact
  • GledekTV
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Sitemap
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB

© 2021 GledekNews - TIM IT Gledeknews gledeknews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In