GledekNews.com
Senin, Mei 25, 2026
  • Login
  • Register
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
GledekNews.com
No Result
View All Result
Home BERITA

ITDC Tidak Punya Itikad Baik Untuk Bayar Lahan Warga

gledek by gledek
13/05/2020
in BERITA
0
ITDC Tidak Punya Itikad Baik Untuk Bayar Lahan Warga
1.5k
SHARES
1000
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

GledekNews-Loteng. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) selaku pengembang utama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lombok, sekaligus  yang bertanggungjawab dalam pembangunan Sirkuit Motto Grand Prix (MotoGP) mengalami kendala dalam pembebasan lahan.

ADVERTISEMENT

Untuk mengetahui sampai sejauh mana perkembangan pembangunan KEK Lombok yang dilaksanakan oleh ITDC, maka Komisi VI dalam laporan kunjungan kerjanya,  menyatakan bahwa sasaran kunker spesifik Komisi VI DPR RI ini dititikberatkan pada pengawasan terhadap kebijakan pemerintah yang telah dilaksanakan serta rencana program pembangunan yang akan dilakukan.

RELATED POSTS

Sari Yuliati Dorong Program Nyata untuk NTB, Dari Pendidikan hingga Infrastruktur Desa

Dapur MBG Pohgading 3 Berikan Klarifikasi soal Menu MBG Basi, Klaim Bubur Encer

Objek yang dikunjungi dan dibahas adalah pembangunan KEK Mandalika yang mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar 250 miliar pada Desember 2015 sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan iklim investasi yang diamanatkan kepada ITDC.

Selain itu, Komisi VI juga melaporkan, bahwa pemerintah menyarankan ITDC untuk mencari sumber pembiayaan lain yang salah satunya melalui Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) yang merupakan lembaga pembiayaan multilateral atau Multilateral Development Bank yang sahamnya dimiliki sejumlah negara dunia termasuk Indonesia sebagai pemegang saham terbesar ke-8 di AIIB.

Setelah persetujuan Dewan Direksi AIIB pada tanggal 7 Desember 2018 maka pada tanggal 31 Desember 2018 ITDC telah menandatangani perjanjian fasilitas pembiayaan Mandalika Urban & Tourism Infrastructure Project (MUTIP) senilai 248,4 juta dolar AS atau setara dengan 3,6 Triliun.

Fasilitas pembiayaan MUTIP memiliki masa tenor 35 tahun dan grace period atau masa tenggang selama 10 tahun serta bunga sesuai London Interbank Offered Rate (LIBOR) 6 bulan ditambah 1,4 persen per tahun dan sudah bisa dimanfaatkan sejak Agustus 2019.

Pembiayaan MUTIP ini merupakan pembiayaan pertama dengan jumlah terbesar secara standar lone/mandiri yang dilakukan AIIB di Indonesia. Pada skala global, MUTIP merupakan pembiayaan pertama AIIB bagi kegiatan pembangunan infrastruktur pariwisata.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan di KEK Mandalika diantaranya adalah pembangunan jalan dalam kawasan, penyediaan air bersih, sanitasi dan drainase, pengolahan air limbah dan limbah padat, distribusi listrik, dan juga fasilitas pengelolaan risiko bencana, berbagai fasilitas publik dan ruang publik terbuka.

Walau modal untuk pembiayaan pembangunan KEK Lombok sudah tersedia sangat banyak yang bersumber dari Penyerdaan Modal Negara (PMN) dan pinjaman dari lembaga pembiayaan dunia, namun sampai saat ini masih menyisakan masalah.

Masalah yang sampai saat ini masih belum mampu diselesaikan oleh pihak ITDC selaku pengembang adalah masih banyaknya tanah masyarakat yang belum dibayar sampai saat ini walau faktanya tanah masyarakat tersebut sudah diklaim sebagai wilayah KEK Lombok.

H. M. Syamsul Luthfi  salah satu anggota Komisi VI DPR RI yang pernah turun secara langsung untuk melakukan pemantauan dan pengawasan di wilayah pembangunan KEK Lombok tersebut dan menemukan catatan tentang adanya permasalah lahan, baik dalam pengadaan, penetapan dan dasar hukum proses pengadaan lahan.

H. M. Syamsul Luthfi, anggota fraksi Nasdem menyampaikan, bahwa “berdasarkan temuan kita pada waktu melakukan pemantauan dan pengawasan ternyata pemerintah dan ITDC masih kelihatan santai menyikapi hal tersebut. Ujarnya.

Adanya tanah masyarakat sekitar yang belum dibayar tanahnya oleh pihak ITDC mengundang beberapa aktivis sosial angkat bicara untuk membela kepentingan masyarakat.

 Ahmad,S.H. Aktivis Publik Institute selalu konsen untuk membela kepentingan masyarakat yang tanahnya belum dibayar menyatakan “ITDC seharusnya tidak mengalami kendala dalam urusan finansial untuk menyelesaikan pembayaran tanah masyarakat, karena ITDC sudah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah”.

Ahmad juga menyampaikan bahwa “Persoalan pembebasan lahan untuk pembangunan sirkuit MotoGP, jika sebelumnya ITDC yang di depan dalam proses pembebasan lahan, kini tugas tersebut sudah diambil alih oleh pemerintah, mulai dari sosialisasi, penilaian oleh tim apraisal sampai dengan penetapan oleh pengadilan, baru kemudian melangkah ke proses pembayaran lahan yang dilakukan ITDC melalui pengadilan,” terangnya.

Penyelesaian masalah masih menggunakan pendekatan keamanan, persis orde baru. Rakyat dibuat tidak faham dengan situasinya sendiri, pemerintah terkesan lamban, perusahaan seperti pemilik lahan sendiri,” ujar Ahmad.

Lebih lanjut Ahmad menyatakan, dengan demikian maka pembangunan KEK Mandalika jangan terlalu dini membicarakan penyerapan tenaga kerja sebanyak 36.000 tenaga kerja, karena masalah lahan saja tidak mampu tuntaskan. Uang ada tapi seperti tidak punya niat baik untuk membayar lahan warga, apakah oknum ITDC dan pemerintah sedang melakukan “perjanjian rahasia” atau bahasa calonya itu kong kalikong,” tutup Akttifis Loteng itu. (WG-06)

Share861SendShareTweet250Share100
ADVERTISEMENT
gledek

gledek

Related Posts

Sari Yuliati Dorong Program Nyata untuk NTB, Dari Pendidikan hingga Infrastruktur Desa

Sari Yuliati Dorong Program Nyata untuk NTB, Dari Pendidikan hingga Infrastruktur Desa

by gledek
22/05/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur -  Upaya hadirkan pembangunan yang merata dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat terus didorong oleh Wakil Ketua DPR...

Dapur MBG Pohgading 3 Berikan Klarifikasi soal Menu MBG Basi, Klaim Bubur Encer

Dapur MBG Pohgading 3 Berikan Klarifikasi soal Menu MBG Basi, Klaim Bubur Encer

by gledek
22/05/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Pihak dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Pohgading 3 Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur memberikan klarifikasi mengenai adanya...

Lagi, Dapur MBG Pohgading 3 Diduga Berikan Bubur Basi ke Siswa

Lagi, Dapur MBG Pohgading 3 Diduga Berikan Bubur Basi ke Siswa

by gledek
22/05/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Sejumlah pihak sekolah dan orang tua wali melakukan protes atas menu yang disajikan ke siswa yang...

Dolar Naik, Disdag: Harga Pangan di Lotim Tetap Stabil

Dolar Naik, Disdag: Harga Pangan di Lotim Tetap Stabil

by gledek
22/05/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Dinas Perdagangan Lombok Timur memastikan pasokan bahan pokok di pasar tetap aman dan terkendali meski nilai...

Dua Pelaku Pengedar Narkoba di Lotim Diborgol Polisi

Dua Pelaku Pengedar Narkoba di Lotim Diborgol Polisi

by gledek
21/05/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Timur (Lotim) kembali mengungkap peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan...

RECOMMENDED

Sari Yuliati Dorong Program Nyata untuk NTB, Dari Pendidikan hingga Infrastruktur Desa

Sari Yuliati Dorong Program Nyata untuk NTB, Dari Pendidikan hingga Infrastruktur Desa

22/05/2026
Dapur MBG Pohgading 3 Berikan Klarifikasi soal Menu MBG Basi, Klaim Bubur Encer

Dapur MBG Pohgading 3 Berikan Klarifikasi soal Menu MBG Basi, Klaim Bubur Encer

22/05/2026
  • 52.2M Fans
  • 137 Followers
  • 26.7k Followers
  • 207k Subscribers
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Putra Sasak Jabat Kapolda NTB 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dibentak Para Kades, Dua Komisioner Bawaslu Lotim Keringat Dingin ‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Pelaku UMKM Internet RT/RW Tidak Bisa Dipidana Karena Ranah Perdata

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dianggap Kurang Elok Pj Bupati Lotim Tugaskan Alumni IPDN Jadi Kepala Pasar‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
GledekNews.com




Jl. Mawar No. 7

Komplek Rumah Sehat, Lingkungan Kampung Baru

Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong (83619)

Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia

+62 81918199111





Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

Kategori

Advetorial BERITA Bima DESA Editorial EKONOMI GLEDEK NTB HIBURAN HUKUM Jakarta KESEHATAN Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Lombok Utara Mataram Musik NASIONAL NEWS OLAHRAGA OPINI PEMERINTAHAN PEMILU PEMUDA PENDIDIKAN PERTANIAN PILKADA POLITIK SOSOK SUMBAWA WISATA
Facebook Twitter RSS

© 2021 GledekNews – TIM IT Gledeknews gledeknews.

  • About
  • Contact
  • GledekTV
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Sitemap
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB

© 2021 GledekNews - TIM IT Gledeknews gledeknews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In