Gledeknews, Lombok Timur – Seorang janda asal Kampung Pengonong Dusun Lauk Desa, Desa Sakra, Kecamatan Sakra Lombok Timur, berna Ibu Nursiah mengaku tidak pernah sedikitpun tersentuh bantuan dari pemerintah daerah (Pemda) maupun pemerintah pusat.
Seperti bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Langsung Tunai (BLT), bantuan beras, PIP untuk anaknya sekolah, bantuan sosial maupun bantuan UMKM yang digelontorkan.
“Sampai detik ini saya tidak pernah tersentuh bantuan pemerintah pusat maupun daerah,”kata Nursiah, Jumat (5/12).
Menurutnya, dirinya sering didatangi oleh petugas ke rumahnya untuk dilakukan. pendata untuk mendapatkan bantuan, akan tetapi dalam realita dilapangan justru tidak pernah mendapatkan bantuan tersebut.
Sementara tetangga di kampungnya sendri sudah mendapatkan bantuan dengan, padahal kondisi ekonomi cukup bagus.
“Apa gunanya melakukan pendataan tapi tak kunjung dapat bantuan,” keluhnya
Oleh karena itu, lanjutnya ibu pedagang Kelontong ini, dirinya meminta kepada pemerintah desa, kecamatan maupun kabupaten dan provinsi hingga pusat untuk memperhatikan dirinya apalagi dengan status janda setelah suaminya meninggal dunia.
Saat ini, ia sendirian berjuang untuk memberikan nafkah kepada anaknya yang masih bersekolah tentunya ini menjadi berat. Apalagi dengan memiliki keterbatasan ekonomi tentunya ini menjadi masalah.
“Pemerintah harus berlaku adil,masak yang kondisi ekonomi bagus itu yang diberikan bantuan sedangkan saya yang ekonomi pas -pasan tak tersentuh dengan bantuan,” tambah.
Nursiah juga menyentil pemerintah Lotim SMART yang kurang peduli terhadap dirinya padahal dalam janji politiknya akan memberikan kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakatnya.
“Saya tagih janji itu sebagai warga Lotim,” tandasnya.(GL)








