Gledeknews,Lombok Timur-Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Nusa Tenggara Barat meminta kepada Bupati Lombok Timur untuk mendesak ke Menteri Sosial dan bank penyalur agar mencairkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) secara tunai. Dengan melihat perkembangan persoalan yang terjadi dilapangan saat ini.
” Kami minta Bupati Lotim mendesak Kementerian sosial untuk mencairkan BPNT secara tunia,” tegas Ketua Departemen Sosial PW GPII NTB, Siar kemarin.
Menurutnya dalam bantuan pangan non tunai ini bisa saja di duga dipermainkan harga barang yang ada dalam BPNT oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Maka untuk lebih efektifnya harusnya dilakukan dalam bentuk tunai akan sangat bermanfaat bagi keluarga penerima manfaat untuk menentukan jenis barang dan harga yang mereka inginkan untuk kebutuhan sehari-harinya.
Selain itu akan menguntungkan para UMKM atau pasar tradisional,karena biasanya keluarga penerima manfaat BPNT ini juga suka berbelanja di pasar tradisional maupun pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah di desa masing-masing untuk kebutuhan bahan pokok sehari-hari.
” ini sangat bermanfaat dan saling menguntungkan satu sama lain bahkan tidak saling mengklaim diduga adanya monopoli,” tandasnya.(GL).








