Gledeknews, Lombok Timur – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Lombok Timur, menegaskan seluruh kader Partai hingga Fraksi partai Gerindra di Pilkada 2024, harus mendukung H. Haerul Warisi dan HM. Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin).
Pasalnya, dikarenakan hadirnya calon baru yang berasal dari Nahdlatul Wathan (NW) yakni TGH Lalu Gede Khairul Fatihin kerap kali menyebut dirinya bagian Partai yang maju menjadi pesaing Iron-Edwin di Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) tahun 2024.
“Kalau memang dia organisasi bagian Gerindra, tapi kontek Pilkada 2024 ndak boleh, kita juga sudah imbau semua kader dan tegas melarang memberikan pilihan ke calon selain Iron-Edwin,” tegas Sekertaris DPC Gerindra Lotim, Muhamamd Yusri, Selasa (24/9).
Pihaknya bahkan tak segan-segan untuk mengeluarkan surat peringatan bagi para kader dan Fraksi yang melanggar.
Untuk mengkordinir semua kader hingga Fraksi partai Gerindra, pihaknya juga akan membuat struktur kepengurusan Tim Kampanye Daerah (TKD) untuk Paslon Iqbal-Dinda untuk Pilgub NTB dan TKD Iron-Edwin untuk Pilbup Lotim
“Termasuk Lale Syifa dan juga Lale Yaqut, nanti mereka akan masuk di TKD dan wajib mengkampanyekan calon-calon kita, termasuk Iron-Edwin,” tegasnya
Terkait NW yang ingin menggunakan atribut partai dibolehkannya, asal yang dikampanyekan dari kader partai sendiri.
“Jadi jelas kalau mereka mau kampanye di Pilgub NTB ada Iqbal-Dinda di Pilbup Lotim ada Iron-Edwin,” katanya.
Sebelumnya calon Bupati H. Hairul Warisin yang juga merupakan Ketua DPD Gerindra Lotim itu meminta dengan tegas pada NW agar tidak membawa nama Partai ketika hendak mengkampanyekan SJP-Fatihin.
“Tidak bisa dia (SJP-Fatihin) membawa nama partai Gerindra, Lalu Gede Fatihin kan tidak masuk pengurusan Partai, kecuali Lale Syifa, Lale Yaqut,” ungkapnya.
Sehingga lanjut dia, saat melakukan kampanye, SJP-Fatihin melepas atribut partai Gerindra, kendati dilakukan di kandang NW yang menjadi basis Partai Gerindra.
Ditegaskannya, Fatihin maju Pilkada bersanding dengan SJP tidak melalui partai Gerindra, namun diusung melalui partai PKS.
“Hingga harusnya dia kampanyekan PKS dong, tapi kalau mau mengkampanyekan kita yang dari Gerindra saya senang,” pungkasnya.(GL)








