Gledeknews, Lombok Timur – Belasan mahasiswa Lombok Timur yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Untuk Demokrasi (LMND) Lombok Timur (Lotim) mempertanyakan komitmen kejaksaan negeri Lotim untuk mengungkap kasus korupsi yang sedang ditangani saat ini.
Terutama mengenai kasus korupsi dalam bidang pendidikan yang sampai saat ini belum ada perkembangan kasusnya. Sedangkan publik justru menunggu kelanjutannya sudah sampai mana.
Hal ini disampaikan para orator aksi saat melakukan aksi di depan kantor Kejari Lotim, Rabu (7/10).
“Kita pertanyakan komitmen Kejari untuk menuntaskan kasus korupsi,” tegas Orator aksi, Rengga dalam orasinya.
Para massa aksi juga menuntut agar pihak kejaksaan lebih transparan dalam melakukan penanganan kasus terutama kasus korupsi.
Karena banyak kasus korupsi yang ditangani akan tapi hingga saat ini publik belum mengetahui progres dari kasus tersebut.
“Kita minta kejaksaan lebih transparan dalam mengusut kasus korupsi,” ujarnya.
Hal yang sama dikatakan orator aksi lainnya Khaerul Azmi menegaskan pihaknya sangat menyayangkan sekali kinerja kejaksaan negeri Lotim dalam penanganan kasus korupsi banyak yang belum tuntas.
“Kalau pihak Ibu Kejari Lotim tidak mampu tuntaskan kasus korupsi silahkan mundur saja,” pintanya.
Sementara itu para massa aksi memberikan deadline waktu 1×24 jam untuk memberikan progres perkembangan penangan kasus korupsi,karena kalau tidak akan kembali untuk aksi lagi.(GL)








