Gledeknews, Lombok Timur – Kepala SMAN 1 Pringgabaya, Lombok Timur, Hasanuddin, akhirnya angkat bicara terkait beredarnya video viral aksi joget siswa dalam kegiatan perpisahan yang menuai sorotan publik.
Ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas kejadian tersebut.
Pernyataan itu disampaikan melalui akun resmi Facebook sekolah dalam video berdurasi sekitar 1 menit 51 detik, Senin (14/4).
Hasanuddin menjelaskan bahwa video joget yang beredar luas dengan durasi sekitar 18 detik merupakan potongan kecil yang terjadi di luar rangkaian agenda resmi sekolah.
“Setelah selesai acara, pihak vendor secara spontan memutar lagu dan terjadilah seperti video yang beredar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan perpisahan atau Last Ceremony yang berlangsung pada Selasa (14/4) diawali dengan upacara bendera terakhir bagi siswa kelas XII.
Kegiatan resmi kemudian dilanjutkan dengan sesi foto koreografi yang turut disaksikan oleh guru, aparat keamanan dari Polsek setempat, serta wali murid. Namun, momen yang viral tersebut terjadi setelah seluruh rangkaian acara inti selesai dilaksanakan.
Hasanuddin menegaskan bahwa kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi pihak sekolah ke depan agar kegiatan serupa dapat lebih terkontrol dan tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.
“Sekali lagi kami mohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini dan ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke depan untuk lebih baik,” pungkasnya.(GL)








