Gledeknews, Mataram – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Dinas (Dikpora) NTB, Syamsul Hadi, akan panggil kepala sekolah (Kasek) SMA 1 Pringgabaya, melalui Kepala KCD Dikpora Lombok Timur (Lotim), untuk dimintai klarifikasi terkait viralnya video dugaan kegiatan perpisahan siswanya.
“Saya akan panggil juga Kaseknya melalui KCD dinas Dikpora Lotim, untuk jelaskan sejelas-jelasnya apa yang sebenarnya terjadi secara utuh,” ujar Syamsul Hadi, saat dikonfirmasi, Kamis (16/4).
Ditanya terkait dugaan penggunaan vendor dalam kegiatan tersebut yang diasumsikan membutuhkan biaya besar. Ia sebutkan belum ada laporan resmi ke dirinya, ia menegaskan akan ada konsekuensi logis jika terbukti terjadi pelanggaran.
“Jika benar jika ini terjadi, tentu akan ada konsekuensi logis, baik reward maupun sanksi yang terukur. Nanti kita lihat dulu,” imbuhnya.
Syamsul Hadi juga telah memerintahkan Kepsek SMA 1 Pringgabaya untuk membuat klarifikasi di media dan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu dengan postingan video tersebut. Pihak sudah instruksikan KCD Lotim serta Kepala Bidang SMA untuk turun langsung ke sekolah.
“Bagaimanapun Kasek harus bertanggung jawab. Saya minta klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada masyarakat,” tegasnya. (GL)








