GledekNews.com
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Login
  • Register
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
GledekNews.com
No Result
View All Result
Home BERITA

Ketika Moratorium BPP Menguji Solidaritas: Ikhtiar Sekolah dan Orang Tua di SMAN 1 Masbagik

gledek by gledek
18/02/2026
in BERITA, GLEDEK NTB, Lombok Timur, PENDIDIKAN
0
Ketika Moratorium BPP Menguji Solidaritas: Ikhtiar Sekolah dan Orang Tua di SMAN 1 Masbagik
1000
SHARES
1000
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Gledeknews, Lombok Timur – Moratorium Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) yang diberlakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB sejak September lalu membawa dampak nyata bagi aktivitas sekolah.

ADVERTISEMENT

Di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Masbagik, kebijakan tersebut bukan sekadar angka dalam laporan keuangan, melainkan jeda panjang bagi berbagai program yang selama ini menopang denyut pendidikan.

RELATED POSTS

Survei Harga Dipertanyakan, Mitra SPPG Soroti Ketidaksesuaian di Pasar

Gerakan Pramuka Kwarran Selong Akan Gelar Lomba Tingkat (LT) II

Sebelumnya, Pemprov NTB telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Moratorium Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) untuk SMA, SMK, dan SLB Negeri di wilayah tersebut. Kebijakan ini secara resmi melarang sekolah menarik pungutan BPP dari orang tua atau wali murid hingga adanya regulasi baru yang tetap.

Kepala sekolah melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Wirawan S.Pd, menuturkan bahwa penghentian BPP secara otomatis menghentikan pula penarikan SPP. Konsekuensinya, sejumlah kegiatan siswa, honor guru dan pegawai honorer, hingga program ekstrakurikuler yang telah dirancang sejak awal tahun terpaksa tertunda.

“Kami sampaikan apa adanya kepada wali murid. BPP berhenti, maka SPP juga berhenti. Sekolah menjadi gratis, tetapi ada konsekuensi besar pada kegiatan,” ujar Wirawan, Rabu (18/2).

Dalam rapat yang melibatkan wali murid kelas X hingga XIII, pihak sekolah dan komite sepakat tidak mencari jalan pintas. Tidak ada pungutan, tidak ada penagihan. Namun, dari ruang musyawarah itu justru lahir inisiatif yang menguatkan: sumbangan sukarela.

Para wali murid mengusulkan sistem atau sekema sederhana amplop kosong yang dibawa pulang setiap bulan. Orang tua mengisi sesuai kemampuan masing-masing, tanpa angka patokan, tanpa kewajiban. Jika satu bulan tak mampu memberi, tak ada pertanyaan, apalagi tekanan.

“Ini murni sumbangan. Tidak ada paksaan. Tidak ditentukan besarannya,” kata Wirawan.

Pengelolaan dana dilakukan secara bersama oleh bendahara komite dan bendahara sekolah. Hasilnya pun beragam. Rata-rata dana yang terkumpul berkisar Rp11–12 juta per bulan dengan jumlah yang jauh dari kebutuhan ideal sekolah, namun cukup untuk menjaga beberapa aktivitas tetap berjalan. Sesekali, ada wali murid yang menyumbang hingga Rp150 ribu per bulan, meski jumlah itu hanya dilakukan oleh satu-dua orang.

Dana tersebut dimanfaatkan secara sangat hati-hati, sekadar uang saku lomba bagi siswa berprestasi, air minum untuk kegiatan, atau honor guru dan pegawai yang kini hanya tersisa seperempat dari sebelumnya dan kerap diterima tidak rutin.

“Sedikit, tapi sangat berarti. Setidaknya anak-anak tetap bisa bergerak.”ujar Wirawan.

Ke depan, pihak sekolah mulai merancang langkah realistis. Jika bantuan dari BOS dan BOS daerah belum menemukan solusi, sekolah akan memetakan kegiatan-kegiatan prioritas, khususnya lomba dan aktivitas prestasintwntunya berdialog langsung dengan orang tua siswa yang terlibat.

Bukan untuk membebani, melainkan mengajak berbagi tanggung jawab sesuai kemampuan. “Tidak semua anak terlibat di semua kegiatan, dan tidak semua orang tua memiliki kemampuan yang sama,” katanya.

Di Masbagik, kisah ini menjadi cermin bahwa pendidikan tak selalu bertahan karena kebijakan besar, tetapi sering kali karena kejujuran, keterbukaan, dan gotong royong kecil yang dijaga bersama. Di tengah keterbatasan, amplop kosong justru terisi oleh kepercayaan dan itulah yang membuat sekolah tetap bernapas.(*)

Share400SendShareTweet250Share100
ADVERTISEMENT
gledek

gledek

Related Posts

Survei Harga Dipertanyakan, Mitra SPPG Soroti Ketidaksesuaian di Pasar

Survei Harga Dipertanyakan, Mitra SPPG Soroti Ketidaksesuaian di Pasar

by gledek
26/08/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur – Sejumlah mitra suplayer bahan pangan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Masbagik, Lombok Timur,...

Gerakan Pramuka Kwarran Selong Akan Gelar Lomba Tingkat (LT) II

Gerakan Pramuka Kwarran Selong Akan Gelar Lomba Tingkat (LT) II

by gledek
26/08/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Selong akan menggelar kegiatan lomba tingkat (LT) II penggalang yang pelaksanaannya dari...

TGB Akan Berikan Tausiyah Kebangsaan Dihari Jadi Lotim ke 131

TGB Akan Berikan Tausiyah Kebangsaan Dihari Jadi Lotim ke 131

by gledek
26/08/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Tuan Guru Bajang (TGB) KHM. Zainul Majdi yang juga Ketua Umum PB NWDI akan memberikan tausiyah...

Pemkab Lotim Masih Tergantung Pada Pebisnis Wisata Berinvestasi

Pemkab Lotim Masih Tergantung Pada Pebisnis Wisata Berinvestasi

by gledek
25/08/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur masih memiliki ketergantungan dari para pebisnis wisata atau investor yang ingin...

Sekda Lotim Sebut Bangun Pariwisata Setali Tiga Uang

Sekda Lotim Sebut Bangun Pariwisata Setali Tiga Uang

by gledek
25/08/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur HM. Juani Taofik menyebut bahwa pembangunan pariwisata di Bumi Patuh Karya...

RECOMMENDED

Survei Harga Dipertanyakan, Mitra SPPG Soroti Ketidaksesuaian di Pasar

Survei Harga Dipertanyakan, Mitra SPPG Soroti Ketidaksesuaian di Pasar

26/08/2026
Gerakan Pramuka Kwarran Selong Akan Gelar Lomba Tingkat (LT) II

Gerakan Pramuka Kwarran Selong Akan Gelar Lomba Tingkat (LT) II

26/08/2026
  • 52.2M Fans
  • 136 Followers
  • 26.7k Followers
  • 206k Subscribers
  • 638 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Putra Sasak Jabat Kapolda NTB 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dibentak Para Kades, Dua Komisioner Bawaslu Lotim Keringat Dingin ‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Pelaku UMKM Internet RT/RW Tidak Bisa Dipidana Karena Ranah Perdata

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dianggap Kurang Elok Pj Bupati Lotim Tugaskan Alumni IPDN Jadi Kepala Pasar‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
GledekNews.com




Jl. Mawar No. 7

Komplek Rumah Sehat, Lingkungan Kampung Baru

Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong (83619)

Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia

+62 81918199111





Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Kategori

Advetorial BERITA Bima DESA Editorial EKONOMI GLEDEK NTB HIBURAN HUKUM Jakarta KESEHATAN Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Lombok Utara Mataram Musik NASIONAL NEWS OLAHRAGA OPINI PEMERINTAHAN PEMILU PEMUDA PENDIDIKAN PERTANIAN PILKADA POLITIK SOSOK SUMBAWA WISATA
Facebook Twitter RSS

© 2021 GledekNews – TIM IT Gledeknews gledeknews.

  • About
  • Contact
  • GledekTV
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Sitemap
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB

© 2021 GledekNews - TIM IT Gledeknews gledeknews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In