Gledeknews, Lombok Timur – Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Polres Lombok Timur, memberikan himbauan pada masyarakat dan pemuda agar tidak membunyikan petasan, balap lari, balap liar, tidak menggunakan knalpot racing dan mabuk di bulan suci Ramadhan 1444 Hijiriah.
Membunyikan petasan, balap lari, balap motor liar, gunakan knalpot racing dan mabuk dapat mengganggu masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan sangat menganggu Kamtibmas di bulan suci ramadhan.
Demikian dikatakan Kapolres Lombok Timur AKBP. Hery Indra Cahyono, Jumat (24|3). “Kami mengajak masyarakat di Lombok Timur agar kita bersama- sama menjaga Kamtibmas di bulan suci Ramadhan ini,” ujarnya Kapolres.
Tidak itu saja, Hery Indra Cahyono menegaskan agar tidak menyalakan petasan tidak gunakan knalpot racing, pada saat shalat tarawih tiba. karena sangat menggangu aktifitas masyarakat yang melaksanakan ibadah shalawat tarawih dan membaca lantunan ayak suci al’quran waktu tadarusan.
Di bulan Ramadhan ini, Kapolres Lombok Timur Hery Indra Cahyono, memerintahkan Polsek dan jajaran agar beroperasi rutin mengantisipasi peningkatan gangguan kamtibmas di wilayah hukum masing-masing.
“Kepada seluruh personel dapat menciptakan situasi kamtibmas selama bulan Ramadhan, agar tetap turun melihat di wilayah masing-masing binaannya,” terangnya.
Hal ini dilakukan, demi terciptanya situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Lombok Timur. Sehingga diharapkan dapat semakin lebih kondusif selama bulan suci ramadhan, dan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan penuh khidmat.
Selama bulan suci Ramadhan tahun 1444 hijriah. beberapa poin untuk menjaga Kamtibmas yang harus dilakukan oleh masyarakat diantaranya, pertama, mari bersama menjaga kerukunan, saling peduli dan menghormati, agar kita dapat menjalankan ibadah puasa ramadhan dengan aman dan nyaman.
Berikutnya, tingkatkan keamanan wilayah masing- masing serta pastikan rumah, tempat usaha atau barang berharga dalam keadaan terkunci dan aman saat ditinggalkan.
Selanjutnya, Jangan terlalu euforia berlebih, tidak menyalakan petasan, pawai hingga ada yang mencoba melakukan aksi balap liar.
Terakhir, diharapkan sampaikan kepada pihak kepolisian, apabila ada hal-hal yang dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat selama ramadhan hingga hari raya idul fitri. Hal ini demi terciptanya gresik yang aman, damai dan kondusif.
“Semoga semua diberi kesehatan, kekuatan dan kelancaran untuk meningkatkan Ibadah di bulan Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah puasa bagi personel Polres yang menjalankan dan masyarakat Lombok Timur. Mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.(*)








