Gledeknews, Lombok Timur – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Pandan Wangi, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, berada dalam kondisi darurat setelah atap bangunan ruang belajar siswa roboh akibat diterpa angin kencang, pada Senin pagi Minggu yang lalu.
Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada ruang kelas dan membuat bangunan sekolah tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Terkait itu, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lombok Timur (Lotim), melalui Ikhwan menegaskan, kondisi ini merupakan ancaman serius terhadap keselamatan siswa-siswi dan tenaga pendidik. Ia menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lotim, tidak boleh lamban dalam merespons kejadian tersebut.
“SDN 4 Pandan Wangi adalah garda terdepan dalam mencerdaskan anak bangsa. Ketika fasilitas pendidikannya rusak parah seperti ini, pemerintah wajib hadir dan bertindak cepat. Setiap keterlambatan penanganan sama saja membiarkan anak-anak belajar dalam bahaya,” tegasnya.
Menurutnya, kejadian robohnya atap sekolah bukan sekadar musibah alam, melainkan alarm keras atas lemahnya perhatian terhadap kelayakan dan keamanan infrastruktur pendidikan.
SDN 4 Pandan Wangi sendiri menampung siswa-siswi dari tiga dusun, yakni Dusun Paek, Dusun Sejawe, dan Dusun Pengansing, sehingga ratusan anak terancam kehilangan hak dasarnya untuk mendapatkan pendidikan yang aman dan layak.
PC PMII Lotim pun mendesak Pemkab Lotim, khususnya Dinas Pendidikan, untuk segera mengambil langkah konkret. Di antaranya dengan turun langsung ke lokasi pada hari yang sama, melakukan perbaikan darurat tanpa terhambat proses birokrasi yang berlarut-larut, serta menjamin keberlangsungan proses belajar mengajar melalui penyediaan ruang belajar sementara yang aman.
Selain itu, PC PMII juga meminta pemerintah menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat terkait jadwal dan kepastian pelaksanaan perbaikan sekolah tersebut.
“Pendidikan tidak boleh menunggu, dan keselamatan anak-anak tidak boleh dikorbankan akibat kelambanan pemerintah. Jika tidak ada langkah nyata dalam waktu dekat, PC PMII Lotim siap mengambil sikap lanjutan sebagai bentuk pembelaan terhadap hak pendidikan anak-anak di Jerowaru,” pungkasnya.(GL)








