Gledeknews-Lombok Timur,Puluhan massa aksi yang berunjuk rasa yang dilakukan oleh Mahasiswa khususnya di Kabupaten Lombok Timur mendapat apresiasi dari Fraksi dan Ketua DPC Demokrat Lombok Timur (Lotim), terkait penolakan kenaikan harga BBM.
Pasalnya, aksi penolakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) itu, dilakukan secara tulus oleh mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi rakyat.
Demikian disampaikan, Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Lotim, Amrul Jihad, ST dikonfirmasi, Rabu (21|09).

Menurut Amrul panggilan akrabnya, langkah para mahasiswa yang melakukan unjuk rasa ini sejalan dengan komitmen dan sikap Partai Demokrat mulai dari tingkat Pusat hingga Daerah yang menolak dinaikkan harga BBM oleh pemerintah pusat.
Masih kata Amrul yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat, menegaskan Pengurus DPC Partai Demokrat bersama Fraksi Partai di DPRD Lotim bahkan sudah menyampaikan secara secara langsung ke Pengurus DPP Partai Demokrat terkait langkah penolakan tersebut.
“Fraksi partai Demokrat di DPRD Lotim sudah menyampaikan penolakan atas naiknya harga BBM ke pemerintah pusat melalui Fraksi Demokrat di DPR RI,” tegasnya.
Selain itu, Ia juga menyinggung, naiknya harga BBMini akan menyebabkan masyarakat kecil semakin menjerit. Hal tersebut dikarenakan BBM menjadi kebutuhan pokok dan sumber dari segala aktifitas masyarakat mulai dari ojek, nelayan dan kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya.
Termasuk akan berdampak terhadap kenaikan harga sembako secara berkelanjutan. Misalnya, kata Amrul, biaya pengangkutan dan produksi seembakon yang semula contohnya, Rp100 ribu tentunya akan naik menjadi, Rp100 ribu lebih.
“Tidak bisa kita hindari naiknya inflasi, dan harga barang akan naik yang menjadi dampak dari naiknya harga BBM ini,” cetusnya.
Disisi lain, Dia juga menyebut subsidi bahan bakar minyak yang menurutnya tidak akan cukup meskipun disalurkan secara bertahap. bahkan jumlah yang disalurkan pun terbatas, tidak merata dan bersifat sementara.
“Jadi solusi yang paling tepat diambil oleh pemerintah dengan mendengar aspirasi rakyat yang menolak atas dinaikkannya harga BBM,” tandas Amrul yang sejalan dengan instruksi Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dalam pidatonya pada Rapimnas Partai Demokrat, 17 September 2022.
AHY bersama seluruh partai Demokrat mengapresiasi niat baik dan upaya pemerintah dalam menghadapi tantangan dan ketidakpastian global tersebut. Namun jika pemerintah tidak cakap melakukan antisipasi dan adaptasi yang diperlukan, maka perekonomian Indonesia bisa tidak selamat dan rakyat tentu akan menderita karenanya. (GL)








