Gledeknews, Lombok Timur – Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) HM. Edwin Hadiwijaya mengaku sangat memberikan apresiasi kepada Inovasi Desa Sakra Selatan dengan akronim yaitu GETAK MAKO (Gerakan Tolak Merarik Kodek).
Karena dengan adanya gerakan ini pemerintah daerah berupaya mencegah pernikahan anak di bawah umur yang menjadi salah satu faktor utama penyebab stunting.
“Sangat bagus inovasi Desa Sakra Selatan yakni Getak Mako,” terang Wabup Lotim, Kamis (24/9).
Menurutnya pihaknya menyadari bahwa saat ini kasus pernikahan dini masih saja terjadi ditengah masyarakat kita.Sehingga tentunya tugas kita semua untuk memberikan pengertian dan sosialisasi kepada masyarakat.
“Memang pernikahan dini ini menjadi tugas kita bersama untuk mencegah,” ujarnya.(GL)








