Gledeknews, Lombok Timur – Sekretaris Daerah Lombok Timur HM. Juaini Taofik berhasil menghipnotis sekitar 2.200 orang mahasiswa baru Universitas Hamzanwadi Selong.
Hal tersebut terlihat dalam pemaparan yang disampaikan Sekda Lotim mengenai kebijakan publik mendapatkan perhatian serius dari para mahasiswa baru.
Kegiatan itu berlangsung di GOR Hamzanwadi YPH PPD NWDI Pancor, Selasa (22/9).
“Kita mendorong mahasiswa untuk aktif menyampaikan gagasan, memahami persoalan di lingkungan sekitar, serta membangun kemampuan bekerja sama,” terangnya.
Menurutnya Inti dari kebijakan publik adalah menyelesaikan masalah publik dengan mendayagunakan sarana-sarana publik, termasuk APBD, dalam rentang waktu tertentu serta dengan mempertimbangkan skala prioritas.
Kemudian bentuk kebijakan publik seperti undang-undang, pelayanan publik, dan peraturan daerah. Kemudian proses kebijakan publik di tingkat lokal berlangsung melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi masalah, penyusunan agenda kebijakan, formulasi kebijakan, pengambilan keputusan, implementasi, dan evaluasi.
“Kebijakan publik merupakan segala aktivitas yang dilakukan badan-badan pemerintah, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten,provinsi sampai pusat untuk menyelesaikan masalah publik,” ujarnya.(GL)








