Gledeknews, Lombok Timur – Bupati Lombok Timur (Lotim) H. Haerul Warisin menyebut tiga pilar penting dalam pengeloaan anggaran revitalisasi pendidikan yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.
Diantaranya prosesnya harus terbuka sesuai ketentuan, akuntabel, dan penuh kehati-hatian.
“Ketiga pilar ini menjadi acuan sekolah dalam menjalankan program revitalisasi itu,” tegas Bupati dalam sambutannya dalam rakor Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Lotim Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang dihadiri pula sejumlah pimpinan OPD, Kepala Satuan Pendidikan PAUD SD-SMP, Kepala UPTD se-Kecamatan Selong, Perwakilan Dewan Pendidikan bertempat di pendopo Bupati Lotim, Senin, (21/9)
Iron juga meminta agar semua informasi yang berkaitan anggaran revitalisasi jangan ada yang ditutup-tutupi dari pihak berwenang.
Dengan menekankan untuk sekolah jangan takut mengelola anggaran, akan tetapi kehati-hatian harus ada agar nantinya kedepan tidak ada persoalan yang datang.
“Jangan brmain-main dengan uang Negara karna ini akan terus dipantau sehingga Dinas Dikbud dan Kanit untuk mengawasinya,” terangnya.(GL)








