Gledeknews, Lombok Timur – Pasca kebakaran hebat yang melanda Pasar Pringgabaya pada Senin malam (27/4). hingga menghanguskan ratusan lapak pedagang dan menyebabkan kerugian material yang cukup besar.
Kejadian itu, mendapatkan sorotan dan kritik dari kalangan Aktivis yang tergabung dalam Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Lombok Timur (Lotim).
OKP tersebut antara lain Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lombok Timur dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Lombok Timur (Lotim) yang menyoroti lemahnya respons pemerintah daerah, khususnya di tingkat kecamatan.
Ketua PC PMII Lotim, Yogi, soroti dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat kebakaran yang menghanguskan ratusan lapak pedagang. Karena itu, PMII menilai pemerintah daerah harus segera mengambil langkah konkret.
“Pasar tradisional adalah jantung ekonomi masyarakat. Pemda harus cepat melakukan pendataan, relokasi sementara, serta memberikan bantuan sosial dan pendampingan psikologis,” ujar Ketua PC PMII Lotim Yogi, dalam kesempatan tersebut, Kamis (29/4).
Selian itu, PMII juga mendesak pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan darurat, tetapi juga melakukan pembenahan tata kelola pasar secara menyeluruh, termasuk sistem mitigasi kebakaran agar kejadian serupa tidak terulang.
Sementara itu, Ketua IMM Lotim, Yandis, menilai absennya pimpinan wilayah saat situasi darurat menjadi salah satu penyebab lambannya penanganan di lapangan.
Karena itu, mereka mendesak Bupati Lotim segera memastikan Camat dan Sekretaris Camat (Sekcam) siaga dan menetap di wilayah Pringgabaya.
“Kami melihat langsung masyarakat butuh kehadiran pemerintah saat krisis. Camat dan Sekcam harus di garda terdepan, bukan datang setelah kejadian,” tegas Yandis.
Menurutnya, Pringgabaya merupakan wilayah dengan potensi kerawanan tinggi, sehingga membutuhkan kepemimpinan yang responsif dan cepat tanggap.
Karena itu, pihaknya juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem penanganan bencana, termasuk kesiapan aparatur dan koordinasi lintas sektor.
“Kita akan terus mengawal isu ini hingga pemda menunjukkan langkah nyata, bukan sekadar respons administratif,” tegasnya.(GL)





