Gledeknews, Lombok Timur – Progres pembangunan Jembatan di Desa Lendang Nangka Utara, Lombok Timur, terus dikebut pasca ambruk akibat bencana yang terjadi pada 10 Januari 2026 lalu.
Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Masbagik dan Pringgasela tersebut menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat. Karena itu, percepatan pembangunan terus didorong agar aktivitas transportasi dapat segera kembali normal.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil monitoring di lapangan pada Senin 27 April 2026, progres fisik pembangunan tunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.
“Pekerjaan saat ini sudah sampai pada tahap pemasangan pondasi atau abutment jembatan,” ujar Lalu Mulyadi, saat dikonfirmasi pada Selasa (28/4).
Dikatakannya, pengerjaan akan dilanjutkan ke tahap pemasangan bantalan dan balok jembatan, sebelum memasuki proses pengecoran plat lantai sebagai bagian akhir struktur utama.
Secara keseluruhan, Tambahanya, progres pembangunan jembatan tersebut diperkirakan telah mencapai sekitar 40 persen. pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTB guna mendorong percepatan pengerjaan di lapangan.
“Kami terus mendorong percepatan agar masyarakat, khususnya di dua kecamatan, tidak terlalu lama mengalami gangguan akses transportasi,” jelasnya.(GL).





