Gledeknews, Lombok Timur – Presiden Lombok Discusission Club (LDC) H. Hulain, SH, MH, mendukung langkah Bupati Lombok Timur (Lotim), untuk melakukan penundaan mutasi pejabat eselon di Lotim.
Hal ini tentunya sebagai bentuk langkah kehati-hatian dari Bupati selaku pemimpin Lotim dengan slogan Lotim SMART dalam memilih para pembantunya yang akan ditempatkan di OPD.
“Saya dukung langkah Bupati untuk menunda mutasi pejabat di Lotim,” tegas H.Hulain di Selong, Sabtu (11/10).
Tokoh masyarakat Lotim ini juga mengatakan Bupati dan Wakil Bupati Lotim bukan milik timses pendukungnya lagi akan tapi sudah menjadi milik masyarakat Lotim.
Maka kepada para timses untuk tidak mengerecoki atau mempengaruhi serta tidak memberikan beban kepada Bupati terhadap siapa-siapa pembantunya yang akan dipilih menduduki jabatan eselon di Lotim
“Berikan kepercayaan kepada Bupati Lotim untuk memilih orang yang layak dan cakep duduki jabatan,”ujarnya.
Hulain menambahkan ASN yang layak menjadi pejabat baik eselon II, III dan IV di Lotim tentunya sudah tahu siapa yang akan dipilih nantinya. Tentu dengan melihat disiplin ilmu, kecakapan dan kemampuan yang dimiliki.
“Bupati dan wakil bupati Lotim sekarang milik rakyat Lotim bukan lagi milik timses lagi itu yang harus diketahui,sehingga tidak boleh timses memaksa kehendak agar ditempatkan pada posisi strategis di OPD,” tandasnya.
Lebih lanjut Presiden LDC mengingatkan kepada Bupati Lotim agar lebih selektif lagi dalam memilih pembantunya dengan melihat track recordnya agar tidak salah memilih nantinya
“Jangan pilih pejabat yang track recordnya buruk,” pintanya.(GL)








