GledekNews.com
Selasa, Oktober 20, 2026
  • Login
  • Register
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
GledekNews.com
No Result
View All Result
Home GLEDEK NTB

Laporkan Ketua DPRD Lotim Ke BK, Maharani: PDIP Sasaran Tembak yang Salah

gledek by gledek
23/07/2025
in GLEDEK NTB, Lombok Timur, OPINI
0
Laporkan Ketua DPRD Lotim Ke BK, Maharani: PDIP Sasaran Tembak yang Salah
1000
SHARES
1000
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Maharani
Penulis adalah Peneliti Lombok Research Center (LRC)

ADVERTISEMENT

Gledeknews, Lombok Timur – Dua hari ini, Masyarakat Lombok Timur disuguhkan oleh pemberitaan yang cukup menarik. Tiga orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Timur dari partai Persatuan Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melaporkan Ketua DPRD ke Badan Kehormatan (BK).

RELATED POSTS

Dua Tahun di Pltkan, Akhirnya Jabatan Inspektur Inspektorat Lotim Didefinitifkan

Berdasarkan surat laporan tertanggal 17 juli 2025 dengan prihal Keberatan langsung tertuju kepada badan Kehormatan DPRD Kabupaten Lombok Timur tersebut langsung menggelinding ke public melalui beberapa media online.

Dalam surat tersebut, PDIP yang tergabung dalam Fraksi Demokrasi Bintang Perjuangan melaporkan Ketua DPRD Lombok Timur dengan alasan bahwa anggota fraksinya yang merupakan unsur pimpinan di dalam komisi III dan Komisi IV tidak dilibatkan dalam tim pembahasan lanjutan Rancangan Perda Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak.

Selain itu, PDIP memberikan alasan bahwa, dengan tidak diikutkannya terlibat merupakan penghilangan konstitusional mereka. Namun, yang menarik adalah apakah laporan dari PDIP tersebut sudah sesuai dengan aturan atau hanya sebuah laporan yang salah target?.

Penulis mencoba menganalisis dan mencoba memberikan sebuah pandangan dari sudut pandang yang berbeda. Kronologis dari laporan ini dimulai pada tanggal 15 Juli 2025 yang lalu.

Pada tanggal 15 Juli 2025 tersebut DPRD Kabupaten Lombok Timur menggelar rapat paripurna untuk pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang pelaksanaan kegiatan tahun jamak untuk Pembangunan jalan dan Gedung Wanita.

Pada rapat paripurna tersebut, PDIP memberikan beberapa poin penjelasan fraksi dan membuat Keputusan untuk menolak pembahasan lanjutan rancangan perda. Sedangkan 9 fraksi di DPRD Kabupaten Lombok Timur menyetujui pembahasan lanjutan.

Dengan adanya 9 fraksi yang setuju untuk pembahasan lanjutan, maka dibentuklah tim pembahasan yang terdiri dari gabungan komisi III dan Komisi IV. Dikarenakan PDIP sejak awal melakukan penolakan pembahasan lanjutan, maka disepakati oleh forum bahwa untuk menghormati Keputusan tersebut forum tidak mengikutkan PDIP dalam tim pembahasan lanjutan. Dan sebelum dilakukan Keputusan, semua fraksi diberikan hak untuk memberikan pendapat. Dan semua fraksi setuju waktu itu. Hanya PDIP saja yang tidak memberikan tanggapan (diam).

PDI-P tidak menyatakan sikap menolak maupun menyetujui, melainkan memilih diam. Dalam tradisi parlemen, sikap diam dalam forum pengambilan keputusan sering kali dianggap sebagai bentuk persetujuan pasif, terutama jika tidak disertai interupsi atau pernyataan resmi.

Sehingga pada waktu itu disetujuilah tim pembahasan lanjutan yang terdiri dari gabungan komisi III dan komisi IV. Namun sehari setelah kejadian tersebut, muncul di media bahwa PDIP merasa tidak dilibatkan dan langsung membuat keberatan ke BK DPRD dengan ketua DPRD sebagai pihak yang diadukan.

Yang menjadi dasar dalam surat aduan tersebut yaitu Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah. Undang-Undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD. Tata Tertib Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 1 tahun 2024 dan Kode Etik Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 2 tahun 2024.

Melihat hal itu, penulis merasa PDIP melakukan tembakan cepat, lugas dengan peluru yang kaliber. Namun sayang sekali sasaran tembaknya kurang tepat. Mengapa penulis mengatakan seperti itu?. Jika dilihat dari pasal 165 dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengatakan bahwa “Pimpinan DPRD terdiri atas satu
orang ketua dan paling banyak dua orang wakil ketua, yang bersifat kolektif dan kolegial”.

Sehingga segala Keputusan DPRD, termasuk dalam pembahasan Rancangan Paraturan Daerah pada tanggal 15 Juli yang lalu dan pembentukan tim merupakan keputusan kelembagaan, bukan tindakan pribadi ketua. Maka, laporan terhadap satu individu atas keputusan bersama dapat dikatakan tidak sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2014.

Selanjutnya di dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tatib DPRD Pasal 34 ayat (1): berbunyi “Pimpinan DPRD memimpin rapat DPRD secara kolektif kolegial.” Dan pada Pasal 52: berbunyi “Anggota DPRD yang merasa haknyadilanggar dapat menyampaikan keberatan melalui mekanisme internal DPRD”.

Hal ini kalau kita lihat pada kronologis kejadian pada tanggal 15 juli 2025 akan berkorelasi kepada konteks jika PDIP merasa haknya sebagai fraksi dilanggar, mekanisme keberatan seharusnya melalui paripurna atau forum resmi, bukan dengan melaporkan personal Ketua DPRD tanpa membuktikan adanya pelanggaran etik secara pribadi.

Selanjutnya dalam pasal 55 ayat 2 Tata Tertib Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 1 tahun 2024 berbunyi “Dalam melaksanakan tugas dan wewenang bagaimana dimaksud pada Ayat 1 Pimpinan DPRD merupakan satu kesatuan
pimpinan yang bersifat kolektif kolegial”.

Sehingga keputusan pimpinan rapat bersifat kolektif kolegial, artinya keputusan yang diambil dalam forum resmi, termasuk rapat paripurna, merupakan hasil musyawarah bersama pimpinan DPRD, bukan keputusan pribadi satu orang ketua.

Oleh karena itu, laporan Fraksi PDI-P yang ditujukan secara personal kepada Ketua DPRD dinilai kurang tepat atau salah sasaran.

Laporan PDIP ke Badan Kehormatan yang menyasar Ketua DPRD secara pribadi tidak tepat sasaran, karena keputusan yang dipersoalkan merupakan hasil forum kolektif pimpinan DPRD dan alat kelengkapan dewan. Jika ada keberatan, seharusnya disampaikan dalam
forum resmi atau ditujukan kepada DPRD sebagai institusi, bukan kepada individu.
PP No. 12 Tahun 2018, secara tegas baik tersirat dan tersurat menjelaskan bahwa keputusan rapat dan pembentukan tim bukan wewenang tunggal ketua.

Sehingga seharusnya secara Etika kelembagaan DPRD, PDIP seharusnya penyampaian pendapat dan disalurkan melalui forum resmi atau secara internal, bukan melalui tuduhan personal yang bisa menciptakan konflik politik yang tidak produktif.

Jika PDI-P ingin menguji keabsahan keputusan, mestinya dilakukan melalui hak interpelasi, pendapat akhir fraksi, atau mekanisme voting resmi di paripurna, bukan melalui pelaporan ke BK yang tidak tepat sasaran.

Semoga kejadian ini memberikan ruang belajar yang luas bagi public untuk lebih bersikap arif. Hal ini diperlukan untuk sama-sama saling mengoreksi, bukan saling menjatuhkan. Dikarenakan setiap Tindakan yang dilakukan Bersama kedepannya untuk kemajuan Lombok Timur yang lebih baik.(*)

Share400SendShareTweet250Share100
ADVERTISEMENT
gledek

gledek

Related Posts

MTsN 1 SELONG.jpeg

by gledek
20/10/2026
0

Latih Santri Kuasai Bahasa Inggris, MTsN 1 Lombok Timur Gelar General English Program LOMBOK TIMUR-Gledeknews. MTs Negeri 1 Lombok Timur...

Dua Tahun di Pltkan, Akhirnya Jabatan Inspektur Inspektorat Lotim Didefinitifkan

Dua Tahun di Pltkan, Akhirnya Jabatan Inspektur Inspektorat Lotim Didefinitifkan

by gledek
20/10/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Setelah kurang lebih dua tahun lamannya posisi Inspektur Inspektorat di Pltkan,akhirnya Bupati Lombok Timur (Lotim), H....

Bupati Ingatkan Pejabat Lotim Bekerja Diatas Sumpah

Bupati Ingatkan Pejabat Lotim Bekerja Diatas Sumpah

by gledek
20/10/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin mengingatkan kepada para pejabat untuk selalu menjaga etika sebagai...

Dua Copet Asal Loteng Babak Belur Dihajar Massa di Lotim

Dua Copet Asal Loteng Babak Belur Dihajar Massa di Lotim

by gledek
19/10/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Dua pencopet asal Desa Semoyang Lombok Tengah, menjadi aksi main hakim warga setelah pelaku ketangkap basah...

Pemkab Lotim Luncurkan Aplikasi SIGUMI

Pemkab Lotim Luncurkan Aplikasi SIGUMI

by gledek
14/10/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam rangka diseminasi...

RECOMMENDED

MTsN 1 SELONG.jpeg

20/10/2026
Dua Tahun di Pltkan, Akhirnya Jabatan Inspektur Inspektorat Lotim Didefinitifkan

Dua Tahun di Pltkan, Akhirnya Jabatan Inspektur Inspektorat Lotim Didefinitifkan

20/10/2026
  • 52.2M Fans
  • 134 Followers
  • 26.7k Followers
  • 206k Subscribers
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Putra Sasak Jabat Kapolda NTB 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dibentak Para Kades, Dua Komisioner Bawaslu Lotim Keringat Dingin ‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Pelaku UMKM Internet RT/RW Tidak Bisa Dipidana Karena Ranah Perdata

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dianggap Kurang Elok Pj Bupati Lotim Tugaskan Alumni IPDN Jadi Kepala Pasar‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
GledekNews.com




Jl. Mawar No. 7

Komplek Rumah Sehat, Lingkungan Kampung Baru

Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong (83619)

Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia

+62 81918199111





Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Kategori

Advetorial BERITA Bima DESA Editorial EKONOMI GLEDEK NTB HIBURAN HUKUM Jakarta KESEHATAN Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Lombok Utara Mataram Musik NASIONAL NEWS OLAHRAGA OPINI PEMERINTAHAN PEMILU PEMUDA PENDIDIKAN PERTANIAN PILKADA POLITIK SOSOK SUMBAWA WISATA
Facebook Twitter RSS

© 2021 GledekNews – TIM IT Gledeknews gledeknews.

  • About
  • Contact
  • GledekTV
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Sitemap
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB

© 2021 GledekNews - TIM IT Gledeknews gledeknews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In