Oleh :
Muhammad Alamsyah (Ketua Forum Pemuda Aswaja Loteng)
Lombok Tengah adalah salah satu kabupaten dengan jumlah daftar pemilih tetap paling banyak di Nusa Tenggara Barat yaitu lebih dari delapan ratus ribu. Hal tersebut tentu patut disyukuri karena dengan semakin banyak pemilih maka demokrasi akan berjalan dengan semakin baik. Sebagai daerah dengan mayoritas masyarakat suku Sasak, Lombok Tengah bisa dikatakan daerah yang solid dengan Slogan Tatas Tuhu Trasna.
Perbedaan dalam bingkai persatuan tersebut bisa saja terancam menjelang Pemilukada di Lombok Tengah yang akan di laksanakan secara serentak dengan beberapa daerah lain tahun ini, jika tidak di tunda lagi. Pesta demokrasi yang diwarnai dengan berita yang berisi isu sara, hoax dan ujaran kebencian telah mengganggu integritas bangsa.
Mulai dari elit politik dan oknum tim sukses yang sering menampilkan etika politik yang tak wajar baik itu secara langsung maupun lewat tulis-tulisan di sosial media. Tentu hal tersebut jauh dari apa yang kita inginkan. Edukasi politik yang baik bagi masyarakat seharusnya dapat ditampilkan dengan penuh kedamaian tanpa caci maki. Elit politik berlomba-lomba membuat tweet & memberikan opini yang mengarahkan masyarakat pada kegaduhan yang cenderung memecah belah.
Bahkan, masyarakat pun kini mulai mengikuti tingkah para elit politik tersebut. Di media sosial kini hampir penuh dengan postingan ujaran kebencian terkait pilihan mereka dalam Pemilu serantak kali ini. Ada begitu banyak yang fatanik terhadap calon yang ia dukung sehingga bahasa yang tak elok dikeluarkan pun tak asing dan tak ragu-ragu bagi mereka menulisnya. Ada puluhan bahkan ratusan akun bodong siapakan hanya untuk memamerkan calon yang ia dukung dan menyerang calon lawan politiknya.
Penggunaan Isu Sara lebih khusus isu mengkotak-kotakkan daerah mulai dari wilayah Utara dan Selatan sampai isu tentang Keluarga bakal calon dalam Pemilu ini begitu kental. Hal ini begitu sensitif dan terkadang dibingkai dengan infomasi hoax. Hal-hal diatas tentu dapat mengancam integritas bangsa dan kerukunan dalam beragama, berbangsa dan bernegara.
Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Lombok tengah untuk menyambut Pemilu serentak kali ini dengan penuh cinta dan kedamaian seperti yang tertuang dalam nilai-nilai pancasila, sehingga dapat terwujudnya Pemilu yang demokratis dan berintegritas.








