GledekNews.com
Minggu, Juli 12, 2026
  • Login
  • Register
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB
No Result
View All Result
GledekNews.com
No Result
View All Result
Home BERITA

Kisruh Insentif Nakes Ditengah Pandemi Covid-19 Di Lotim

gledek by gledek
07/05/2020
in BERITA
0
Kadikes Lotim Angkat Bicara,Soal Tahanan Kabur, Kamar  Isolasi Sesuai SOP
1000
SHARES
1000
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

GledekNews-Lotim. Adanya insentif bagi tenaga kesehatan yang masuk dalam tim kesehatan penanganan covid-19  di masing-masing Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) se-Lombok Timur menjadi persoalan dan kekisruhan. Pasalnya banyak diantara para tenaga kesehatan yang tidak masuk dalam daftar tim penanganan kesehatan covid-19 memprotes karena tidak dapat insentif.

ADVERTISEMENT

Sementara  pada sisi lainnya yang masuk daftar penerima insentif, justru memperoleh insentif untuk bulan April 2020  tidak sesuai dengan apa yang telah ditandatangani, sehingga masalah ini harus segera diselesaikan di internal PKM dan Rumah Sakit.

RELATED POSTS

Kolaborasi Dikbud–UNHAM, Dorong Inovasi dan Mutu Pendidikan di Lotim 

Wabup Lotim Apresiasi Keberadaan Z Coffe e Hening

Menyikapi munculnya persoalan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Lotim, dr.H.M. Hasbi Santoso saat dikonfirmasi membenarkan kalau ada persoalan di tingkat Puskesmas mengenai masalah insentif untuk tenaga kesehatan yang masuk dalam tim Covid-19. Persoalannya ini muncul karena pihak PKM pada waktu mengajukan tidak mengakomodir semua tenaga kesehatan dan tenaga non medis yang ada, sehingga menimbulkan kecemburuan sosial ditingkap para tenaga medis.

“Memang betul saya terima laporan dan informasi mengenai insentif bagi tenaga kesehatan di tingkat PKM,sehingga meminta kepada kepala PKM untuk menyelesaikannya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, untuk kami ditingkat kabupaten hanya menerima SK dari Puskesmas mengenai daftar nama tenaga kesehatan yang masuk dalam Tim Covid-19 tersebut, baik itu mulai dari dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan lainnya dan tenaga pendukung.

Dr. H. Hasbi menyampaikan, bahwa jauh sebelum dikeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI mengenai masalah insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani Virus Corona atau Covid-19, saya selaku Kepala Dikes sudah meminta kepada semua kepala PKM se-Lotim untuk mengirimkan SK daftar nama petugas tenaga medis di masing-masing PKM yang dilibatkan dalam penanganan Covid-19.

Dimana dalam PMK tersebut sudah dijelaskan besaran insentif bagi tenaga kesehatan masuk dalam tim covid-19. Dengan mengacu pada standar tertinggi diantaranya dokter spesialis Rp 15 juta, dokter umum Rp 10 juta, perawat dan bidan Rp 7,5 juta, tenaga kesehatan lainnya Rp 5  juta dan tenaga kesehatan yang meninggal dunia menangani covid mendapatkan santunan Rp 300 juta, dijelaskan oleh dr. H. Hasbi.

“Sebelum keluar PMK tersebut, kami sudah mulai bekerja menangani kasus Virus Corona di Lotim, dengan tidak pernah berpikir akan mendapatkan insentif yang sekarang diributkan ini,” kata Hasbi seraya mengatakan, saya menduga kalau yang meributkan masalah ini para tenaga kesehatan yang tidak masuk dalam daftar yang mendapatkan insentif.‎

Selanjutnya, Kadikes menjelaskan, bahwa kami mengolahnya dengan menurunkan standar insentif tertinggi yang dari PMK menjadi terendah sesuai dengan kondisi keuangan daerah yang kemudian dituangkan dalam SK Bupati Lotim tentang penetapan besaran insentif bagi tenaga kesehatan dan non kesehatan yang menangani Covid-19.

Pada kesempatan tersebut dr. H. Hasbi menjelaskan kehadapan wartawan GledekNews, bahwa adapun rincian dari insentif tersebut, yaitu dokter Rp 7,5 juta, perawat dan bidan Rp 3,5 juta, tenaga kesehatan lainnya Rp 2 juta dan tenaga pendukung Rp 1 juta. Dengan pemberian insentif dilakukan perbulan, sedangkan untuk sekali pembayaran insentif  bagi tenaga kesehatan masuk dalam penanganan Covid-19, baik di rumah sakit maupun PKM se-Lotim mencapai Rp 4, 6 Milyar‎.

“Untuk RSUD Selong insentif tenaga kesehatan secara keseluruhannya mencapai Rp 1,1 Milyar, sedangkan sisanya untuk insentif yang di PKM, dengan ada PKM yang mendapatkan insentif mencapai Rp 200 juta perbulan,” paparnya.

Mantan Direktur RSUD dr. R. Soejono Selong ini menyantakan untuk tidak mengulangi masalah itu lagi, maka kami telah perintahkan kepada semua kepala PKM untuk mengajukan SK tanpa nama ke kami. 

Dengan jumlah tim per puskesmas sebanyak 44 tim dengan uang insentif yang akan diperoleh sebesar Rp 135 juta yang harus diatur oleh setiap Kepala PKM dengan cara membagi atau merolling tenaga medis untuk memberikan rasa keadilan yang harus dibuat atas dasar kesepakatan bersama agar tidak terjadi masalah lagi.

“Bulan ini semua Puskesmas rata mendapatkan jumlah insentif  Rp 135 juta perbulannya selama penanganan Covid-19, sedangkan Kepala Puskesmas mendapatkan insentif Rp 5 Juta karena menjadi koordinator kesehatan,” tandas Hasbi, seraya mengatakan untuk kepala Puskesmas yang berasal dari dokter dengan insentif Rp 7,5 juta dengan mengambil dokternya.‎

Pada kesempatan itu, Kadikes menyampaikan kalau mengacu pada WHO masa pendemi sampai bulan Agustus sedangkan Menteri Kesehatan sampai bulan Desember 2020.

Sementara Bupati Lotim sampai tanggal 29 Mei 2020 dengan tentunya melihat perkembangan yang ada. “Kalau insentif dihitung dari bulan April s.d Desember bisa mencapai Rp 42 Milyar, kalau mengacu pada Menteri Kesehatan,” tandasnya.(WG-02).

Share400SendShareTweet250Share100
ADVERTISEMENT
gledek

gledek

Related Posts

Kolaborasi Dikbud–UNHAM, Dorong Inovasi dan Mutu Pendidikan di Lotim 

Kolaborasi Dikbud–UNHAM, Dorong Inovasi dan Mutu Pendidikan di Lotim 

by gledek
10/07/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur (Lotim) menerima kunjungan pimpinan Universitas Hamzanwadi (UNHAM), Rabu (8/7)....

Wabup Lotim Apresiasi Keberadaan Z Coffe e Hening

Wabup Lotim Apresiasi Keberadaan Z Coffe e Hening

by gledek
09/07/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Wakil Bupati Lombok Timur HM. Edwin Hadiwijaya menilai perkembangan usaha kopi yang terus tumbuh di daerah...

Dibalik Janji Bupati Lotim Berikan Bonus Atlet Peraih Medali, Justru Atlet Tagih Uang Pelatda

Dibalik Janji Bupati Lotim Berikan Bonus Atlet Peraih Medali, Justru Atlet Tagih Uang Pelatda

by gledek
09/07/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin selaku Ketua KONI Lombok Timur (Lotim) berjanji akan memberikan bonus...

Target Juara Umum, Bupati Lepas 639 Kontingen Lotim ke Porprov NTB 2026

Target Juara Umum, Bupati Lepas 639 Kontingen Lotim ke Porprov NTB 2026

by gledek
09/07/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, didampingi Wakil Bupati HM. Edwin Hadiwijaya, secara resmi melepas kontingen...

Bupati Instruksikan Dinas PUPR dan PDAM Lotim

Bupati Instruksikan Dinas PUPR dan PDAM Lotim

by gledek
09/07/2026
0

Gledeknews, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur (Lotim) H.Haerul Warisin mengintruksikan kepada Dinas PUPR untuk berkolaborasi dengan PDAM dalam memetakan...

RECOMMENDED

Kolaborasi Dikbud–UNHAM, Dorong Inovasi dan Mutu Pendidikan di Lotim 

Kolaborasi Dikbud–UNHAM, Dorong Inovasi dan Mutu Pendidikan di Lotim 

10/07/2026
Wabup Lotim Apresiasi Keberadaan Z Coffe e Hening

Wabup Lotim Apresiasi Keberadaan Z Coffe e Hening

09/07/2026
  • 52.2M Fans
  • 136 Followers
  • 26.7k Followers
  • 207k Subscribers
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    Pemuda dan Mahasiswa Lotim Serukan Masyarakat Jangan Menabung di BNI 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Putra Sasak Jabat Kapolda NTB 

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dibentak Para Kades, Dua Komisioner Bawaslu Lotim Keringat Dingin ‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Pelaku UMKM Internet RT/RW Tidak Bisa Dipidana Karena Ranah Perdata

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Dianggap Kurang Elok Pj Bupati Lotim Tugaskan Alumni IPDN Jadi Kepala Pasar‎

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
GledekNews.com




Jl. Mawar No. 7

Komplek Rumah Sehat, Lingkungan Kampung Baru

Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong (83619)

Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia

+62 81918199111





Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

Kategori

Advetorial BERITA Bima DESA Editorial EKONOMI GLEDEK NTB HIBURAN HUKUM Jakarta KESEHATAN Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Lombok Utara Mataram Musik NASIONAL NEWS OLAHRAGA OPINI PEMERINTAHAN PEMILU PEMUDA PENDIDIKAN PERTANIAN PILKADA POLITIK SOSOK SUMBAWA WISATA
Facebook Twitter RSS

© 2021 GledekNews – TIM IT Gledeknews gledeknews.

  • About
  • Contact
  • GledekTV
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Sitemap
No Result
View All Result
  • HOME
    • GLEDEKTV
    • GLEDEKNEWS
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
  • HIBURAN
  • WISATA
  • POLITIK
  • GLEDEK NTB

© 2021 GledekNews - TIM IT Gledeknews gledeknews.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In